Jero Wacik : Pemerintah Usulkan Harga Premium 6000 Rupiah
Menteri ESDM, Jero Wacik

Jakarta, Seruu.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik menyatakan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis premium sebesar Rp6.000 sebenarnya bukan angka baru karena pernah diterapkan oleh pemerintah. Usai rapat internal di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, Jero mengatakan usulan kenaikan harga premium sebesar Rp1.500 menjadi Rp 6.000 per liter oleh pemerintah dinilai sebagai harga yang tepat.

Usulan tersebut, lanjut dia, telah diajukan oleh Menteri Keuangan kepada DPR pada 29 Februari 2012. "Angka Rp6.000 ini pernah kita alami, jadi bukan angka baru sebenarnya," ujarnya.

Pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono periode pertama pada 2005 tercatat menaikkan harga BBM jenis premium sebanyak dua kali hingga Rp4.500 per liter dari awalnya Rp1.810 per liter.

Pada Mei 2008, pemerintah kembali menaikkan harga premium menjadi Rp6.000 per liter. Namun, harga tersebut tidak bertahan lama karena pada Desember 2008 harga diturunkan menjadi Rp.5500 per liter. Harga itu pun kembali diturunkan pada Januari 2009 menjadi Rp4.500 per liter.

Jero berharap usulan harga kenaikan dari pemerintah tidak mengalami perubahan dalam pembahasan APBNP 2012 dengan DPR.

"Kalau bisa jangan berubahlah, karena kalau berubah nanti berat lagi kita. Kira-kira kami hitung itulah angka yang sementara ini pas," ujarnya.

Jero juga berharap pembahasan tersebut dapat segera selesai sehingga kenaikan harga BBM dapat segera direalisasikan sebelum 1 April 2012.

Dengan begitu, lanjut dia, pemerintah juga bisa lebih cepat menyiapkan kompensasi kenaikan harga BBM bagi masyarakat miskin yang membutuhkan.

Menurut Jero, pemerintah terus memantau kondisi perekonomian global meski sampai saat ini belum ada kemungkinan menaikkan harga BBM jenis premium secara berkala untuk meringankan subsidi dalam APBN.

"Kita lihat nanti, kan ekonomi dunia harus kita monitor setiap hari. Jadi, untuk sampai dengan hari ini, itu dulu. Jadi kita akan ajukan itu kepada DPR," demikian Jero. [ms]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: star goldstar goldstar goldstar goldstar gold (1 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU