Bupati Gowa: Permen 07 Negosiasikan Kewenangan Pemerintah Daerah!
Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo

Jakarta, Seruu.com - Direktorat Jendral Mineral dan Batubara beserta Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) melakukan Sosialisasi Peraturan Menteri (Permen) ESDM No. 7 tahun 2012, hari ini, Selasa (6/3/2012), di Hotel Grand Melia, Jakarta. Acara ini dihadiri juga oleh Bupati daerah, pengusaha-pengusaha tambang nasional, pengusaha tambang daerah, dan perwakilan masyarakat.

Dalam keputusan yang dibuat untuk menghentikan ekspor tambang bagi pengusaha tambang lokal ini, terpantau oleh Seruu.com para peserta acara ini pada umumnya menolak terkait kebijakan Permen 07 yang terkesan dipaksakan dan untuk melindungi kepentingan kelompok tertentu karena hanya memiliki waktu 3 bulan sosialisasi sebelum diberlakukan.

Penolakan tersebut juga disampaikan oleh Ichsan Yasin Limpo, selaku Bupati Gowa, Sulawesi Selatan, mengatakan bahwa kebijakan Permen tersebut sulit untuk diberlakukan, dikarenakan hal tersebut mengambil kewenangan pemerintah daerah yang sudah diatur oleh Peraturan Pemerintah..

"Yang jelas permen ini akan bisa membawa dampak ekonomi dan multiplier efek ekonomi yang sangat membuat masyarakat lingkar tambang menderita, juga berdampak pada penurunan pada penerimaan devisa negara yang cukup signifikan, dan itu prinsip buat negara," tambah Ichsan. Akibat Permen yang sangat signifikan bila diberlakukan maka penerimaan daerah dalam bentuk PAD akan habis, ekonomi dan multiplier efek ekonomi di masyarakat lingkar tambang akan mati akibat tutupnya tambang, juga yang paling ironis adalah mengurangi pendapatan atau Devisa negara. Jutaan masyarakat lingkar tambang akan kehilangan pekerjaan dan terganggu secara ekonomi.

Ichsan menanggapi hal tersebut dengan mengatakan bahwa hal tersebut terkait pada sanksi administrasi oleh kementrian dimana dikatakan bahwa yang dapat mencabut izin dan memberhentikan itu adalah kementerian dirjen melalui semua menteri, gubernur, dan bupati sesuai dengan kewenangannya.

"Ini taksirannya macam-macam gitu. Iya, masing-masing. Dan setidaknya kewenangan menteri atau dirjen dan mencabut izin pertambangan, karena Undang-Undang No. 32 sudah mengatur kewenangan berjenjang dan kemudian dijabarkan melalui Peraturan Pemerintah 39 tentang pelimpahan kewenangan urusan wajib dan urusan pilihan," jelas Ichsan.

Saat ditanya mengenai apakah kementerian mengeluarkan Permen ini karena banyaknya masalah yang terjadi di pertambangan Daerah akhir-akhir ini, Ichsan mengatakan bahwa artinya pemerintah pusat melalui kementerian adalah melakukan pengawasan dan pembinaan agar tidak terjadi tumpang tindih dan tidak terjadi koordinasi yang salah.

"Makanya ada wilayah pertambangan yang dipegang oleh pusat. Setelah itu baru dikeluarkan oleh Bupati. Bukan karena sebuah ada persoalan terus mengambil kewenangan Bupati, tidak seperti itu. Oleh karena itulah yang saya katakan bahwa ini cukup sulit, kemudian mengeluarkan perda. Perda itu sama dengan permen, kecuali nama Dirjen atas nama menteri itu saya keluarkan dan itu sah," jelas Ichsan kepada Seruu.com.

Maka Ichsan menambahkan bahwa Permen tersebut tidak dapat mengatur yang lebih tinggi, batal demi hukum, boleh mengeluarkan izin atas menteri melalui Dirjen pemerintah diatur aturannya.

"Undang-Undang No. 4 tersebut tidak dapat dicabut oleh Undang-Undang No. 2, PP 23 tidak boleh mencabut yang namanya PP 39 tentang pelimpahan kewenangan, ini urusan pilihan yang telah diserahkan kepada daerah, dan gak mungkin diambil alih, artinya kita secara bersama-sama duduk dengan kementerian yang mana membicarakan masalah negara dalam satu ruang untuk mengatasi masalah tersebut, sehingga dengan adanya perpaduan ini makan wilayah ini bisa menjadi rahmat bagi rakyatnya," tegas Ichsan yang merupakan adik dari Gubernur Yasin Limpo, Sulawesi Selatan.(Fps-Cesare)

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: star goldstar goldstar goldstar goldstar gold (1 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU