SeruuMart - Digital Marketplaces
Selasa, 30 Mei 2017
 
Meski Banyak Minta Dispensasi, Kementrian ESDM Tetap Inginkan Kuwait Garap Kilang Balongan
Dirjen Migas Kementerian ESDM Evita Legowo

Jakarta, Seruu.com - Kuwait Petroleum Corporation (KPC) diminta tetap membangun kilang pengolahan minyak mentah berkapasitas 300.000 barel per hari di Balongan, Indramayu, Jawa Barat, meski pemerintah tidak mengabulkan semua permintaan insentif.

"Kementerian Keuangan memang tidak mengabulkan semua insentif yang diminta. Tapi, saya minta Pertamina tetap membicarakan dengan Kuwait," kata Direktur Jenderal Migas Kementerian Energi Sumber Daya Mineral Evita Legowo di Jakarta, Rabu (07/3/2012).

Berkenaan dengan hal itu Juru Bicara Pertamina Mochamad Harun mengatakan, pihaknya tetap akan melanjutkan kerja sama dengan Kuwait. "Kami berharap kilang beroperasi sesuai target pada 2017," katanya.

Pertamina dan KPC telah menandatangani nota kesepahaman pembuatan studi kelayakan Kilang Balongan pada 19 Agustus 2011. Kuwait direncanakan ikut memasok minyak mentah Kilang Balongan.

Kementerian Keuangan menolak pemberian insentif berupa pembebasan bea masuk impor bagi perusahaan yang membangun Kilang Balongan.

Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan menilai permintaan insentif tersebut berlebihan karena pemerintah sudah memberikan cukup banyak kemudahan yang antara lain berupa pembebasan pajak penghasilan (tax holiday).
[ms]

KOMENTAR SERUU