SeruuMart - Digital Marketplaces
Minggu, 22 Januari 2017
 
Tolak BBM dan TDL Naik, Ratusan Buruh Kepung Istana SBY!
Buruh saat menggelar aksi di Kemenakertrans

Jakarta, Seruu.com -  Aksi yang digelar oleh hampir seribu orang yang menamakan diri anggota Komite Aksi Tolak Kenaikan BBM dan Tarif Dasar Listrik Kamis (08/3/2012) saat ini telah sampai di depan Istana Merdeka jalan Merdeka Utara Jakarta Pusat setelah sebelumnya mereka menggelar longmarch dari Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Dalam aksinya para buruh menuntut agar Presiden SBY membatalkan rencana kenaikan BBM dan TDL yang akan dilakukan secara serentak bulan April 2012 nanti.

"Kenaikan BBM dan Tarif Dasar Listrik membuat rakyat yang sudah susah jadi semakin susah," kata Harisandi Ame, salah satu demonstran.

Massa terlihat membawa beberapa jerigen kosong sebagai simbol sulitnya membeli BBM karena perekonomian masyarakat semakin lemah.

Ketua Serikat Buruh Transportasi Perjuangan Indonesia (SBTPI), Ilhamsyah menegaskan, kenaikan BBM dan TDL bukan merupakan solusi mengatasi persoalan penderitaan rakyat saat ini. Kebijakan itu menurutnya  hanya akan menghancurkan industri, yang ujung-ujungnya buruh jadi korban.

"Selain itu, kenaikan harga bahan bakar akan membuat daya beli dan upah riil akan semakin turun dan akhirnya akan menambah beban baru bagi buruh," tutur Ilhamsyah.

Sementara itu, Ketua Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), Nining Elitos, mengungkapkan hal senada. Menurutnya, rencana kenaikan BBM dan TDL ini akan membuat hidup buruh semakin susah, karena biaya hidup yang semakin tinggi.

"Karena dengan upah yang diterima buruh saat ini, tidak akan mampu lagi memenuhi kebutuhan hidup. Meski pengusaha menjamin tidak akan ada pemutusan hubungan kerja (PHK), tapi kita tidak tahu apa yang akan terjadi ke depannya. Kalau harga barang-barang terus naik dan pengusaha tidak bisa menyesuaikannya, maka yang akan terkena dampaknya yaitu buruh," kata Nining.

Oleh karenanya, Buruh se-Indonesia menolak dengan tegas rencana pemerintah menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan tarif dasar listrik (TDL) dengan alasan apapun juga.

Unjuk rasa tersebut tidak menganggu lalu lintas karena ratusan polisi bertameng membatasi demonstran sehingga tidak masuk ke badan jalan. [simon salakory]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: star goldstar goldstar goldstar goldstar gold (1 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU