Geruduk Istana, FUI Minta SBY Batalkan Penaikan BBM dan TDL atau  Mundur Sekarang Juga
Massa FUI gelar Aksi di Istana Merdeka (Simon/Seruu.com)

Jakarta, Seruu.com - Forum Umat Islam (FUI) meminta Presiden Susilo Bambang Yudhono untuk membatalkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan tarif dasar listrik (TDL) sekarang juga, atau mundur sebagai pemimpin Ibu Pertiwi. Hal itu diungkapkan FUI dalam aksi yang digelar di depan Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat.

Dalam aksi yang diikuti sekitar 1000 orang itu, massa FUI mengecam langkah  pemerintah yang berencana menaikkan harga BBM.

"Isu kenaikan BBM ini sangat meresahkan. Kita sebagai umat muslim Indonesia tidak bisa tinggal diam dan harus menyuarakan hal ini," kata juru bicara aksi, Ustadz Awit Masyhuri di depan Istana Merdeka, Jumat (9/3/2012).

Menurut Ustadz Awit, Kenaikan harga BBM da TDL sangat menganggu perekonomian rakyat Indonesia yang saat ini sedang sulit.

"Kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) merupakan kebijakan liberalisme negara-negara barat. Untuk itu sebagai umat islam terbesar di dunia harus menolak kebijakan sesat liberalisme, Yaitu kenaikan harga BBM," jelasnya.

Menurut ustadz Awit,  rencana menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan tarif dasar listrik (TDL) menunjukan keberpihakan rezim Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)- Boediono terhadap negara-negara barat yang sesat.

"Tanggal 30 maret, ayo ajak semua umat muslim, sebanyak-banyak untuk menolak kebijakan sesat itu. Bila perlu duduki istana merdeka dan bentuk syariat islam, " pungkas Ustadz Awit.

Selain menolak kenaikan BBM, massa juga meminta pemerintah menolak liberalisme atas nama apapun juga.

"Islam sangat menolak Pluralisme, karena merupakan ideologi pencampur-adukan aqidah. Tapi islam bisa hidup pluralitas karena merupakan sunnatullah sebagai dinamika kehidupan yang menghargai keragaman, kemajemukan dan kebhinekaan," ungkap salah satu orator aksi.

Pantauan Seruu.com dilokasi, selain melakukan orasi, ribuan massa juga membawa sejumlah poster dan spanduk bernada kecaman yang bertuliskan Apel Siaga Umat, 'INDONESIA TANPA LIBERAL'.

Tampak juga ratusan personil aparat kepolisian siap siaga mengamankan aksi ribuan FUI. [simon salakory]
 

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU