Pertamina Balinus Kirim Pertamina DEX Ke Timor Leste
Pertamina mulai mengekspor salah satu produk terbaiknya, yaitu Pertamina DEX ke Timor Leste (Yudi/Seruu.com)

Surabaya, Seruu.com - Berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Selasa (20/3/2012), Pertamina mulai mengekspor salah satu produk terbaiknya, yaitu Pertamina DEX ke Timor Leste.

Hal tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar minyak berkualitas tinggi, khususnya untuk mesin diesel, di Timor Leste. Volume ekspor perdana Pertamina DEX sebesar 48.000 liter, dengan target penjualan sebesar 96.000 liter per bulan.

Pertamina Dex akan dilepas ke pasar Timor Leste dengan harga US $ 1,35/liter, dan dapat disesuaikan mengikuti harga pasar internasional.

”Selama ini Pertamina menjadi salah satu penyuplai kebutuhan BBM di negara tersebut dengan harga internasional, bersaing dengan perusahaan-perusahaan migas lainnya. Kebutuhan bahan bakar minyak di pasar Timor Leste diperkirakan akan terus tumbuh signifikan, mengingat negara tersebut merupakan negara berkembang yang sedang memasuki masa pembangunan,” ujar Manager Komunikasi Pertamina Balinus, Eviyanti saat ditemui di lokasi pemberangkatan di kawasan Perak Surabaya.


Menurut alumnus Unair ini, Pertamina sebagai satu-satunya BUMN-RI yang masih bertahan di Timor Leste melihat kondisi tersebut sebagai peluang untuk meningkatkan pendapatan negara. Langkah ekspor ini jelas mempunyai pengaruh langsung meraih devisa, sekaligus meraih visi Pertamina menjadi perusahaan kelas dunia.

Pertamina DEX merupakan bahan bakar mesin diesel modern yang telah memenuhistandar emisi EURO-2, serta memiliki performa tinggi dengan cetane number 53 atau lebih, memiliki kualitas tinggi dengankandungan sulfur di bawah 300 ppm.

Pertamina DEX dilengkapi dengan paket aditif yang terdiri dari anti foaming, anti korosi dan detergenasi aditif. Fungsi utama dari ketiga aditif ini adalah membersihkan injektor, mencegah korosi pada bagian mesin yang dilalui bahan bakar, serta membantu menyempurnakan pembakaran karena memecah molekul bahan bakar menjadi lebih kecil.

Pembakaran yang sempurna membuat mesin dapat menghasilkan tenaga lebih optimal, emisi yang rendah, serta konsumsi bahan bakar menjadi lebih hemat 13,3 %. [yud]

KOMENTAR SERUU