Saat Nyepi, Konsumsi Listrik di Bali Berkurang 50 Persen
Foto Ilustrasi

Denpasar, Seruu.com - Konsumsi listrik di Bali saat Hari Nyepi berkurang sekitar 50 persen dibandingkan hari biasa, kata Kepala Hubungan Masyarakat PT PLN (Persero) Distribusi Bali, Agung Mastika, di Denpasar, Minggu (25/3/2012).

Dia menjelaskan, penghematan listrik pada hari raya suci umat Hindu itu diperkirakan mencapai 290 megawatt (MW).

"Jika dirupiahkan, maka berkurangnya konsumsi listrik pada saat Nyepi bernilai Rp4 miliar," katanya.

Agung mengatakan, pada hari biasa beban puncak atau konsumsi listrik di Pulau Dewata sebesar 580 Megawatt, yang berkurang sampai 50 persen saat menyambut tahun baru saka 1934 itu.

Hal itu, menurut dia, disebabkan oleh adanya pantangan yang harus dilaksanakan umat Hindu, yakni tidak menyalakan api atau listrik selama melaksanakan ajaran tersebut.

Menurut Agung, saat Nyepi listrik paling banyak digunakan oleh rumah sakit dan akomodasi pariwisata, seperti hotel serta beberapa tempat vital lainnya.

"Meskipun saat itu pembangkit listrik yang ada tidak digunakan secara maksimal, namun bukan berarti tidak dioperasikan. Pembangkit tetap disiagakan dengan pasokan yang seperti biasanya," ujarnya.

Sebelumnya, PT Pertamina bisa menghemat 3.000 kiloliter bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Pulau Dewata pada saat umat Hindu melaksakanan ritual Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1934.

"Hanya Bali yang bisa menghemat BBM sebanyak itu," kata Manajer Penjualan PT Pertamina Area Bali-Nusa Tenggara Barat, Iin Febrian. [ant]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU