Pertamax Diprediksi Tembus 15 Ribu Per Liter
Ilustrasi
Jika harga minyak mentah sampai 150 dollar/barrel dan rupiah terhadap dolar masih di level Rp 9.000 maka harga Pertamax Cs akan berada di kisaran harga Rp 15.000/liter,"

Jakarta, Seruu.com - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi jenis Pertamax dan Pertamax plus diprediksi akan menembus batas 15.000 rupiah per liter pasca pemerintah gagal menaikkan harga BBM subsidi--premiun dan solar--per 1 April.

Saat ini harga BBM non-subsidi melejit ke posisi Rp 10.200 per liternya (l) dari sebelumnya Rp 9.550/l. Harga ini jauh di atas harga BBM yang di di jual SPBU asing, Shell yaitu Rp 8.870/l untuk jenis Super dan Rp 9.350/l untuk Super Extra.

Bahkan, dibanding Premium, jarak harganya makin lebar karena pasca diputuskan kenaikan di tunda harganya tetap Rp 4.500/l. Artinya disparitas harga subsidi dan non-subsidi mencapai Rp 5.700/l.  "Jika harga minyak mentah sampai 150 dollar/barrel dan rupiah terhadap dolar masih di level Rp 9.000 maka harga Pertamax Cs akan berada di kisaran harga Rp 15.000/liter," kata pengamat perminyakan Muhammad Kurtubi.

Pagi ini, harga minyak mentah naik untuk hari kedua di New York. Dua sentimen mendongkrak harga emas hitam ini, yakni berita dari perekonomian China dan Amerika Serikat.  Harga minyak West Texas Intermediate untuk pengantaran Mei naik menjadi 103,56 dollar AS/barrel di perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange, dan sempat berada pada harga 103,46 dollar AS pada Senin (2/4) pukul 8.35 AM waktu Sydney. [mus]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU