Syahganda : Gagal Antisipasi Kenaikan BBM, Jero Wacik Harus Dicopot!
Menteri ESDM, Jero Wacik

Jakarta, Seru.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono diminta untuk mencopot Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik dari jabatannya. Jero dianggap tidak mampu mengantisipasi melonjaknya harga BBM yang menimbulkan konflik di sejumlah kalangan.

Permintaan tersebut disampaikan pengamat sosial politik yang juga Dewan Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Sabang Merauke Circle (SMC), Syahganda Nainggolan, Rabu (4/4/2012) ketika mengomentari wacana pergeseran menteri-menteri dari PKS yang dianggap membelot dari koalisi.  "Pasalnya, kegagalan pemerintah mengantisipasi gejolak menjelang rencana kenaikan BBM kemarin merupakan kesalahan fatal dari Menteri ESDM yang notabene berasal dari kader Demokrat," ujar Syahganda.

Menurut Syahganda, Presiden SBY perlu mengutamakan reshuffle dengan mengganti menteri dari Partai Demokrat lebih dulu dari pada mengganti menteri dari PKS. Syahganda menuturkan apa yang terjadi pada keputusan PKS merupakan kegagalan mengantisipasi gejolak di masyarakat. Ia pun menyindir Jero Wacik terkait foto kontroversi sejumlah menteri dengan caddy di sebuah media nasional.

"Jauh sekali antisipasi yang dilakukan menteri sebelumnya dengan menteri yang sekarang. Malah, Jero Wacik kerjanya main golf serta foto-foto dengan gadis caddy," tegasnya.

Sebagai langkah introspeksi, Presiden SBY pun diminta lebih bijak dengan melihat dampak politik setelah sidang paripurna soal BBM beberapa waktu lalu.  "Ini lebih karena kegagalan Menteri Darwin Z Shaleh dan Jero Wacik dalam mengantisipasi kenaikan harga minyak. Jadi, tidak boleh menyalahkan PKS tapi harus melakukan introspeksi terhadap kinerja menteri-menteri dari Demokrat," paparnya.

Syahganda menambahkan, antisipasi yang dilakukan Purnomo Yusgiantoro ketika menjabat sebagai Menteri ESDM dianggap lebih kongkret. Kebijakan kenaikan harga BBM berjalan lancar, karena berhasil melakukan antisipasi melalui konversi ke gas dan program-program lainnya. [ms]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU