Ketegangan Baru di Iran Dongkrak Harga Minyak
Foto Ilustrasi

New York, Seruu.com - Harga minyak bangkit kembali pada Rabu atau Kamis (12/4/2012) pagi WIB dari kerugian tajam sehari sebelumnya, didorong oleh ketegangan baru atas Iran di pasar yang dipandang sebagai "oversold" (jenuh jual).

Kontrak utama New York kontrak, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) atau light sweet untuk pengiriman Mei, ditutup pada 102,70 dolar AS per barel, naik 1,68 dolar AS dari tingkat penutupan Selasa, lapor AFP.

Di London, minyak mentah Brent North Sea untuk Mei naik tipis 30 sen menjadi menetap pada 120,18 dolar AS per barel.

Minyak mentah berjangka merosot pada Selasa, karena para pedagang cemas atas kekuatan pertumbuhan di Amerika Amerika, China dan zona euro serta dampaknya terhadap permintaan energi global. Brent merosot 2,79 dolar AS dan WTI kehilangan 1,44 dolar AS pada Selasa.

Pada Rabu, harga minyak mendapatkan momentum positif setelah Departemen Energi AS melaporkan bahwa stok minyak mentah nasional naik 2,8 juta barel dalam pekan yang berakhir 6 April.

Pasar menguat meskipun sebagian besar analis memperkirakan kenaikan 2,2 juta barel.

"Persediaan AS hanya naik sedikit lebih besar dari yang diperkirakan dan mereka juga kurang dari laporan API (American Petroleum Institute) sebelumnya," kata David Bouckhout, penyiasat komoditas di TD Securities.

Bouckhout mencatat bahwa American Petroleum Institute pada Selasa telah merilis laporan persediaan mingguan, mengungkapkan peningkatan 6,6 juta barel.

"Setelah aksi jual besar kemarin, ada sedikit aksi beli, pasar merasa sedikit oversold," tambahnya.

Harga minyak juga mendapat dukungan setelah media Iran mengatakan negara itu telah berhenti mengekspor minyak ke Jerman dan impor produk Uni Eropa telah dikurangi karena Uni Eropa bergerak ke arah embargo total pada minyak Iran.

"Iran telah menghentikan ekspor (minyak) ke Jerman, setelah langkah serupa terhadap Prancis dan Inggris, dan diproyeksikan bahwa ekspor ke Italia juga akan dihentikan," jaringan berbahasa Arab, Iran, Al-Alam melaporkan.

Press TV berbahasa Inggris negara itu memberikan informasi yang sama. Jaringan tidak mengidentifikasi sumbernya.

Ini terjadi hanya beberapa hari sebelum Iran mengadakan pembicaraan penting dengan kekuatan dunia tentang perselisihan program nuklir.

Amerika Serikat dan sekutu Eropanya mencurigai kegiatan terselubung Iran untuk memproduksi senjata nuklir, Iran membantah mereka memiliki dimensi militer. [ant]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU