Nasionalisasi Repsol YPF Oleh Argentina Risaukan Bank Dunia
Repsol

Seruu.com - Kepala Bank Dunia Robert Zoellick pada Kamis (19/4/2012) mengecam pengambilalihan perusahaan minyak YPF yang dimiliki oleh Repsol Spanyol oleh pemerintah Argentina.  "Saya pikir itu kesalahan dan saya pikir itu merupakan gejala bahwa kita harus hati-hati -- jika di bawah tekanan ekonomi, apakah negara akan bergerak menjadi lebih nasional, kebijakan autarchic, lebih respon terhadap nasionalisme, lebih proteksionisme," kata Zoellick dalam sebuah konferensi pers, lapor AFP.

"Jadi saya pikir itu adalah hal yang salah untuk dilakukan," katanya kepada wartawan ketika pertemuan musim semi Bank Dunia.

Bank dan Dana Moneter Internasional mulai berlangsung di Washington. 

Presiden Argentina Cristina Kirchner, Senin mengumumkan, rencana untuk mengambilalih 51 persen saham Repsol di YPF, menyatakan bahwa Repsol telah gagal berinvestasi secara memadai di perusahaan, memaksa negara itu untuk meningkatkan secara tajam impor minyak dan gas.

Tindakan Kirchner telah menimbulkan badai protes dari Spanyol dan kritik dari negara industri lainnya, dengan Amerika Serikat terdepan, tetapi disambut oleh para pemimpin berhaluan kiri di Amerika Latin, seperti Presiden Venezuela Hugo Chavez.

Menteri keuangan Argentina, Hernan Lorenzino, diperkirakan akan bergabung dengan para kepala keuangan dari seluruh dunia untuk pertemuan musim semi Bank Dunia dan IMF yang secara resmi akan dibuka pada Jumat. [ms]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: star goldstar goldstar goldstar goldstar gold (1 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU