Din Syamsuddin: Gugatan UU Migas Merupakan Jihad
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Din Syamsuddin (Bowo/Seruu.com)
Bisa jadi akan muncul kembali perlawanan dari pihak asing. Tapi gugatan UU migas itu merupakan jihad dan perjuangan kok - Din Syamsuddin

Jakarta, Seruu.com - Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin menyadari bahwa, uji materi Undang - Undang (UU) Migas akan alami banyak hambatan dan tekanan karena mengancam keuntungan besar perusahaan migas asing. Perusahaan migas asing pun berpotensi membawa perkaranya ke Mahkamah Internsional.

"Bisa jadi akan muncul kembali perlawanan dari pihak asing. Tapi gugatan UU migas itu merupakan jihad dan perjuangan kok, "papar Din saat menjadi pembicara diskusi bertema "Bersama MK Tegakkan Kedaulatan Negara" di aula PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (20/4/2012).

Lebih jauh Din mengungkapkan, pertambangan asing akan menggunakan antek-antek dalam negeri untuk menghalangi judicial review terhadap UU Migas di MK.

"Uji materi UU Migas akan alami banyak hambatan dan tekanan karena mengancam keuntungan besar perusahaan migas asing. Perusahaan migas asing pun berpotensi membawa perkaranya ke Mahkamah Internsional," ungkapnya.

Din Syamsuddin juga menyambut baik organisasi dan perseorangan memohon judicial review. "Intinya jangan takut, berjuanglah demi masa depan negeri yang tercinta ini," pungkasnya.

Seperti diketahui, PP Muhammadiyah telah mendaftarkan uji materi UU 22/2001, tentang Minyak dan Gas Migas di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat.

Banyak pengamat menilai pengelolaan bahan bakar minyak sekarang ini merupakan efek dari regulasi yang memihak investor dan asing. [simon]

KOMENTAR SERUU