Dirjen Minerba : Bea Keluar Bukan Untuk Pemegang Kontrak Karya
Dirjen Minerba Kementrian ESDM, Thamrin Sihite

Jakarta, Seruu.com - Seolah menyambut protes yang sebelumnya dilontarkan oleh Freeport Indonesia, Pemerintah menegaskan tidak akan menerapkan bea keluar dengan besaran rata-rata 20 persen terhadap ekspor 14 jenis komoditas tambang dan mineral mentah, kepada pemegang Kontrak Karya.

 

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Thamrin Sihite di Jakarta, Jumat (04/5/2012).

Menurutnya aturan tentang pengenaan bea keluar untuk komoditas barang tambang dan mineral tersebut tidak berlaku bagi pemegang kontrak karya (KK). "Karena KK sudah melakukan kewajiban pengolahan dan pemurnian," katanya.

Ia menambahkan, selanjutnya Menteri Keuangan akan menerbitkan aturan pengenaan bea keluar tersebut dan Kementerian Perdagangan akan menetapkan aturan tata niaganya. "Rekomendasinya dari Kementerian ESDM," katanya.

Sebelumnya menanggapi pernyataan Menko Perekonomian dan Keuangan Hatta Rajasa serta Menteri ESDM Jero Wacik, pihak Freeport dengan tegas menolak penerapan pajak ekspor atau Bea Keluar terhadap ekspor bahan mentah. Mereka mengklaim telah membayar pajak lebih mahal dibanding pengusaha lokal. [mus]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU