Tim Advokasi APEMINDO Ingatkan Ditjen Bea Dan Cukai Untuk Tidak Melakukan Pelarangan Ekspor Bahan Mineral
Ilustrasi (Istimewa)

Jakarta, Seruu.com - Tim advokasi Asosiasi Pengusaha Mineral Indonesia (APEMINDO) melayangkan teguran hukum kepada Menteri Keuangan dan jajaran Ditjen Bea dan cukai di seluruh daerah untuk tidak melakukan pelarangan ekspor bahan mineral pasca tanggal 6 Mei 2012 sebagaimana diisyaratkan dalam PERMEN ESDM 07 tahun 2012.

"Sebelum adanya petunjuk teknis dari Kementerian ESDM tentang aturan pelaksana atas PERMEN ESDM No. 07 Tahun 2012 maka  pelarangan yang dilakukan  DITJEN Bea dan cukai atau instansi manapun di setiap daerah adalah bertentangan dengan hukum," tegas Sarmanto Tambunan SH, Koordinator tim Advokasi APEMINDO kepada Seruu.com di Jakarta, Minggu (06/05/2012).

Disamping itu, menurut Sarmanto,  Kementerian ESDM sampai saat ini belum mengeluarkan surat pemberitahuan antar Departemen untuk melaksanakan aturan larangan ekspor sebagaimana diatur dalam Permen ESDM No. 07 tahun 2012. Karena syarat mutlak pelaksanaan pelarangan ekspor oleh DITJEN Bea dan Cukai, hal ini  sebagaimana diatur dalam UU No. 17 Tahun 2006 Tentang Kepabeanan pasal 53 yang mengatur : "untuk kepentingan pengawasan terhadap pelaksanaan ketentuan larangan dan pembatasan, instansi teknis yang menetapkan peraturan larangan dan/atau pembatasan atas impor atau ekspor wajib diberitahukan kepada menteri"

"Atas dasar ketentuan tersebut, Tim Advokasi mengingatkan kepada semua pihak khususnya instansi bea dan cukai tidak melakukan bentuk-bentuk pelarangan sepanjang menteri keuangan belum mengeluarkan surat edaran/perintah kepada Ditjen Bea dan cukai. dan apabila terjadi pelarangan maka secara tegas kami katakan bahwa tindakan tersebut tidak didasari atas hukum, dan Tim Advokasi APEMINDO menyampaikan teguran hukum untuk menghentikan pelarangan atau penangkapan ekspor bahan mineral dan akan melakukan upaya hukum kepada oknum-oknum yang melakukan pelarangan ekspor tersebut," tandasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya bahwa beberapa minggu terakhir ini para pengusaha mineral mengalami kerugian cukup besar dan melakukan protes akibat dari pelarangan ekspor bahan mineral yang dilakukan oleh KPPBC dengan melarang masuk kapal pengangkut bahan mineral. [cesare]
 

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: star goldstar goldstar goldstar goldstar gold (1 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU