Tuntut Penambahan Kuota BBM, Gubernur Se-Kalimantan Ancam Hentikan Produk Tambang
Kelangkaan Premium di Kalimantan

Banjarmasin, Seruu.com - Pemerintah pusat diberi tenggat waktu hingga akhir Mei untuk mengabulkan desakan penambahan kuota BBM bagi Kalimantan. Forum Gubernur se-Kalimantan sepakat akan melakukan penghentian produksi hasil tambang apabila pemerintah tidak kunjung menambah kuota BBM.

"Forum gubernur se-Kalimantan telah menyurati BP Migas, Kementerian ESDM, dan juga Komisi VII DPR terkait penambahan kuota BBM bagi Kalimantan," tegas Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Ariffin, Senin (7/5/2012), usai menghadiri kegiatan penyerahan bantuan peralatan penanggulangan bencana dari BNPB di Banjarmasin.

Dalam klausul surat tersebut, disepakati jika penambahan kuota tidak dikabulkan, Kalimantan yang selama merupakan penghasil tambang terbesar di Indonesia akan melakukan moratorium produksi. Menurut Rudy, sikap ini diambil mengingat pemerintah selama ini kurang adil terkait pembangunan di Kalimantan. "Antrean panjang BBM ini sudah berlangsung lama dan bertambah parah, belum lagi masalah lain seperti krisis energi listrik, minimnya pembangunan infrastruktur dan ekonomi di Kalimantan," ucapnya.

Kalimantan seolah dianaktirikan dan tidak mendapat porsi pembangunan secara adil. Secara nasional jatah BBM Kalimantan hanya lima persen dari kebutuhan nasional, dibandingkan dengan Jawa-Bali 59 persen dan Sumatera 20 persen.

Menurut perhitungan tingkat kebutuhan BBM subsidi di Kalimantan adalah sembilan persen dari konsumsi nasional. Bahkan, sejak 2004 lalu, kuota BBM di Kalimantan tidak bertambah. Padahal laju pertumbuhan kendaraan per tahunnya mencapai delapan persen, demikian juga kebutuhan untuk memenuhi sektor UMKM dan lainnya.

Di sisi lain, maraknya pedagang pelangsir yang disebut ekonomi kreatif, maupun penyimpangan distribusi BBM subsidi ke sektor industri semakin menggerogoti ketersediaan BBM bersubsidi di lapangan.

Pemprov Kalsel sendiri sejak lama telah meminta pemerintah pusat dan BP Migas agar melakukan penyesuaian kuota BBM untuk Kalsel dan Kalimantan. Kuota BBM jenis premium Kalsel saat ini sebesar 461.000 Kiloliter dan solar 253.000 kiloliter.

Sementara, kuota tambahan yang diusulkan untuk 2012 sebesar 590.000 kiloliter dan solar 320.000 kiloliter. Idealnya, kuota BBM tambahan adalah dua kali lipat dari kuota saat ini. [ms]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU