KADIN: Menteri ESDM dan Dirjennya Nggak Kompak
Wakil Ketua Umum Kadin bidang Perdagangan, Distribusi dan Logistik, Natsir Mansyur

Jakarta, Seruu.Com - KADIN (Kamar Dagang dan Industri Indonesia) telah menyatakan mendukung Hilirisasi Minerba untuk memberikan add value/nilai tambah dan juga sebagai implementasi dari Permen ESDM 7 tahun 2012. Hal itu disampaikan langsung oleh Wakil Ketua Umum Kadin bidang Perdagangan, Distribusi dan Logistik, Natsir Mansyur.

"Dalam Hilirasi dan nilai tambah ini Kadin sangat mendukung mungkin ada kekurangan, plus minus suatu kebijakan ini masih perlu dibicarakan lagi antara kementrian ESDM, Kadin dan Mentri Perindustrian", jelas Natsir saat ditemui di Menara Kadin, Jakarta (7/5/2012).

Namun demikian menurut Natsir, pemerintah harus tahu diri bahwa masih banyak kekurangan, jadi agar jangan terlalu memaksakan. Bila dilihat UU Minerba terbit pada tahun 2009, namun begitu cepat muncul adanya Permen 7 tahun 2012.

"Berarti kan ini program percepatan, nah kalau program percepatan harus bicarakan secara detail dengan Kementrian ESDM, Perindustrian dan Kadin dong!" ucap Natsir seusai jumpa Pers di Menara Kadin, Jakarta (7/5/12).

Natsir berpendapat selama ini KESDM selalu sepihak dalam berjalan bahkan sering terlihat tidak kompak.

"Selama ini Menterinya bagus sama Kadin tapi Dirjennya yang suka lari-lari gitu. Kita sudah memberikan masukan, tapi kadang-kadang  lupa kali dirjennya. Nggak papa saya katakan seperti ini, tapi konsekuensi daripada itu ya kita harus selesaikan. Bangun smelter ini tidak bisa hanya satu egoisme sektoral, harus dikeroyok rame-rame itu", tegas Natsir.

Natsir juga menjabarkan beberapa point proposal smelter yang sejak kemarin belum pernah dijelaskan oleh ESDM.

"Harusnya pemerintah ESDM jelasin lah isi proposal smelter itu apa saja, jadi nanti content nya seperti apa bisnis plant, rencana pembangunan smelternya, jenis teknologinya yang dipakai, kondisi lahannya bagaimana, sampai luas lahannya", jelas Ia.

Sampai saat ini, Ungkap Natsir baru 10 anggota Kadin yang sudah menyerahkan proposal dan  diharapkan lebih banyak lagi.
Natsir juga meminta kepada ESDM untuk memberikan dispensasi apabila data-data untuk syarat  mendapatkan rekomendasi masih kurang.

"Jangan sampe jajaran direksi KTP-nya belum ada atau kadaluarsa dianggap tidak boleh ekspor itu bukan yang paling mendasar gitu lo, kecuali persoalannya mendasar seperti lahannya bermasalah, bisa menimbulkan keresahan kayak mesuji gt kan, nah ini kita harapkan tidak terjadi seperti", tandasnya. [Ain]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU