Sambut Industrialisasi PLN Akan Bangun SUTT 150 KV Surabaya  Bangkalan
Bambang Eko Widodo, Manajer Unit Pelaksana Kontruksi Jaringan Jawa - Bali Dua (Foto: Miftahol/Seruu.com)

Bangkalan, Seruu.com – Untuk meningkatkan pelayanan pasca beroperasinya jembatan Surabaya – Madura (Suramadu),  PT. PLN (Persero) unit induk pembangunan jaringan Jawa - Bali, dalam waktu dekat akan membangun tower dan penyangga Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTET) 150 Kv dari G I Bangkalan ke Bangkalan Ujung Gilitimur, Kenjeran Surabaya.  

“Jaringan itu dibangun dalam rangka meningkatkan pelayanan dan kehandalan listrik terhadap masyarakat dan mengatasi kekurangan energi listrik di Bangkalan sebelum masuknya Industrialisai,” ungkap Bambang Eko Widodo, Manajer Unit Pelaksana Kontruksi Jaringan Jawa -  Bali Dua saat menggelar sosialisai di Aula di Penogoro Pemkab Bangkalan,  Kamis (10/5/2012).

Bambang menjelaskan, demi kelancaran rencana proyek tersebut, maka PLN melakukan sosilisasi awal kepada Pemerintah Kabupaten dan masyarakat sekitar yang akan dilewati tower dengan mengedepankan musyawarah dengan warga dan tokoh setempat.

“Sebelum dilaksanakan kontruksi, kami akan melakukan survei dalam survei akan diketahui terkait kabel yang akan lewat dari hasil survei masih ada tahapan terkait kepemilikan tanah dan lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, Amin Nawawi salah satu tokoh masyarakat Desa Morkepek kecamatan Labang, Bangkalan, berharap pada PLN agar pembangunan tower dan aliran kabel di jauhkan dari pemukiman warga. Sebab, warga takut terjadi sesuatu yang tidak di ingikan bersama.

“Saya berharap atas nama warga kecamatan Labang yang rencananya akan dilalui aliran kabel itu, untuk dijauhkan dari pemukiman warga karena ketika hujan warga khawatir,” ungkapnya. [mif]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU