Dirjen Migas ESDM Rilis Data, Minyak dan Gas Kita 70 Persen Dikuasai Asing
Dirjen Migas Kementerian ESDM Evita Legowo

Jakarta, Seruu.com - Data dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang dirilis Jumat (11/5) menyatakan sebanyak 74 persen kegiatan usaha hulu atau pengeboran minyak dan gas (migas) di Indonesia dikuasai perusahaan asing. Sementara perusahaan nasional cuma menguasai 22 persen dan sisanya konsorsium asing dan lokal.

Melihat kenyataan yang menyedihkan tersebut, menurut Dirjen Migas ESDM Evita Legowo pemerintah menargetkan pada 2025 mendatang, pelaksanaan kegiatan usaha hulu 50 persen dikuasai oleh perusahaan nasional.

Upaya-upaya yang dilakukan, antara lain pengusahaan pertambangan minyak bumi pada sumur tua dan pengembalian bagian wilayah kerja yang tidak dimanfaatkan oleh KKKS dalam rangka peningkatan produksi migas. "Pemerintah juga memberikan participating interest sebesar 10 persen kepada perusahaan nasional untuk lapangan-lapangan yang sudah mendapatkan persetujuan POD I (plan of development)," jelas Evita.

Upaya lain yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan peran perusahaan nasional dalam usaha pengeboran migas adalah adalah badan usaha atau perusahaan nasional dimungkinkan mengikuti sistem pelelangan dalam pengelolaan wilayah kerja migas.

"Dengan pelaksanaan kegiatan hulu oleh perusahaan nasional akan meningkatkan kemampuan dan kemandirian nasional yang akan meningkatkan ketahanan nasional," tambahnya.

Sementara untuk kegiatan hilir migas, sebanyak 98 persen dilakukan oleh perusahaan nasional. Hanya 2 persen saja dilakukan oleh perusahaan asing. Memang SPBU di Indonesia saat ini masih dikuasai oleh Pertamina. [ms]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: star goldstar goldstar goldstar goldstar gold (2 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU