Jepang Nasionalisasi Perusahaan Listrik
PLTN Fukushima yang hancur akibat gempa dan tsunami

Seruu.com - Pemerintah Jepang menasionalisasi Perusahaan Tokyo Electric Power Co. (Tepco) pemilik Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima yang mengalami krisis pasca gempa dan tsunami tahun lalu. Ini merupakan cara pemerintah Jepang dalam menyelamatkan sumber daya listrik mereka.

Menurut stasiun berita CNN, Kamis 10 Mei 2012, nasionalisasi berlaku setelah Menteri Perdagangan dan Industri Jepang Yukio Edano mengesahkan suntikan modal sebesar 1 triliun yen untuk Tepco, Rabu waktu setempat. Dengan ini, maka pemerintah mengendalikan lebih dari 50 persen kinerja perusahaan, dan memiliki dua per tiga saham Tepco.  "Tanpa bantuan dan pemerintah, Tepco tidak akan bisa menyediakan tenaga listrik yang cukup," kata Edano.

Tepco menghasilkan listrik untuk hampir 30 juta orang di Tokyo. Perusahaan yang nilainya pernah mencapai US$150 miliar ini terpuruk akibat gempa dan tsunami Maret tahun lalu di Jepang. Akibatnya, Tepco harus bergantung sepenuhnya pada bantuan dari pemerintah.

Gempa 9 skala richter disusul tsunami di pesisir timur Jepang merusak sistem pendingin di PLTN Tepco di Fukushima. Akibatnya, tiga reaktor meleleh dan mengeluarkan gelombang radioaktif berbahaya. Ratusan ribu penduduk di radius hingga 30 km diungsikan saat petugas mencoba mendinginkan reaktor.

Edano berharap, pemerintah dapat melepaskan kembali Tepco ke pihak swasta dalam dua tahun jika restrukturisasi sukses dan perusahaan kembali untung. "Ini bergantung kepada seberapa baik Tepco melakukan tindakan restrukturisasi," kata Edano.

Dalam 10 tahun ke depan, Tepco berkomitmen untuk memotong biaya produksi hingga 3,3 triliun yen dan menargetkan untung pada Maret 2014. Perusahaan ing juga berencana meningkatkan produksi listrik hingga 10 persen. [mus]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU