Wah, Ternyata Taxi Salah Satu Penikmat BBM Bersubsidi
Taxi (istimewa)

Jakarta, Seruu.com - Kebijakan pembatasan atau pengendalian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang hingga kini masih belum pasti dan hasil yang maksimal telah menimbulkan over quota, bahkan diperkiran tahun ini kuota BBM bersubsidi bertambah dari 40 juta KL menjadi 42 juta KL. Bahkan menurut beberapa pendapat pengamat dan anggota DPR pemerintah justru maju mundur dalam mengatur kebijakan ini. Seperti yang ditegaskan anggota Komisi VII, Satya W Yudha beberapa hari lalu.

"Sampai saat ini pemerintah belum ada paparan tentang pengendalian ataupun pembatasan BBM bersubsidi. Sesuai yang diajukan di APBNP 2012 kan 40 juta KL, itu nggak bisa dirubah apalagi berubah menjadi 42 juta KL," ungkap Satya kepada Seruu.com, Kamis (10/5/2012) lalu.

Kondisi ini tanpa disadari menguntungkan beberapa pihak, seperti salah satu perusahaan Taxi milik KBUMN. Menurut Ketua Asosiasi Pengusaha CNG Indonesia (APCNGI), Dani Praditya, ini merupakan salah satu fakta menarik tentang penggunaan BBM bersubsidi. Sebagai contoh untuk di Jakarta saja perusahaan Taxi milik BUMN ini memiliki 2.000 unit armada yang menconsume 25-30 liter/perhari BBM bersubsidi.

"Dalam sehari berarti dia pakai 500.000 liter/hari. Taruhlah 25 liter/hari maka dikali subsidi BBM sebesar Rp5.500, maka menghabiskan dana APBN sebesar Rp 2,5 milyar. Itu sehari saja, bayangkan kalau setahun berapa besar yang dikorbankan, belum lagi untuk wilayah luar Jakarta. Perusahaan Taxi ini salah satu contoh penikmat BBM bersubsidi terbesar,"  tukas Dani saat berbincang dengan Seruu.com, Sabtu (12/5/2012).

Sebagai perbandingan, lanjut Dani dulu ketika harga BBM Rp6.000/liter otomatis seluruh cost Taxi pun dinaikkan dengan asumsi BBM naik. Dan ketika turun menjadi RP4500/liter, cost itu tidak menurun.

"Selisih subsidi tersebut bisa dibelikan kendaraan baru oleh pengusaha Taxi, hitungannya 1500 x 2,5 milyar/hari = 375 milyar/hari. Berapa unit yang bisa dibelikan armada baru, dan itu dari pemerintah kan", tegas Dani.

"Dan ini secara tidak langsung kita membantu menyicil pengusaha Taxi hanya karena dari kenaikan terus turun lagi," jelasnya.[Ain]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: star goldstar goldstar goldstar goldstar gold (1 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU