DPD RI : Pemerintah Langgar UU Minerba
Laode Ida

Jakarta, Seruu.com - Senator yang juga Wakil Ketua Senat (Dewan Perwakilan Daerah/DPD)  Laode Ida mengatakan, pemerintah telah melanggar Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945, khususnya terkait pelaksanaan Undang-undang Tambang Mineral dan Batu Bara (Minerba), yang menyebabkan ekploitasi besar-besaran dengan menyengsarakan rakyat.

"Pemerintah sedang mendegradasi kepentingan daerah dan melakukan pelanggaran konstitusi atas ekploitasi besar-besaran dengan menyengsarakan rakyat," katanya dalam diskusi soal pertambangan yang diselenggarakan DPD RI di Jakarta, Senin (14/5/2012).  

Senator asal Sulawesi itu mengatakan, kalau UU Pertambangan  yang saat ini berlaku masih dipertahankan, maka selain menyengsarakan masyarakat di sisi ekonomi, juga mengakibatkan kerusakan lingkungan.  

"Hal yang lebih fatal lagi yakni  izin ekploitasi Minerba dipegang daerah, pemerintah dapat royalti, sedangkan keuntungan untuk masyarakaat tidak jelas," katanya.  

Ia juga menyoroti Badan Usaha Milik Daerah  (BUMD) yang hanya jadi penonton di daerahnya sendiri, karena tidak tidak dapat apa apa. BUMD  seharusnya menjadi pelaksanan usaha tambang dan menjadi mitra usaha investor pertambangan di daerah dengan prinsip keadilan.  

Sementara itu,  Ketua Komite II DPD Bambang Susilo mengatakan, DPD RI telah menyusun 'grand design' pertambangan menjelang 100 tahun kemerdekan Indonesia.

Desain induk pertambangan itu, ujarnya, ditujukan untuk merespon kekacauan sektor tambang yang terjadi saat ini.  

"Daerah telah terlena dengan Undang Undang Pertambangan dan Migas sehingga salah satunya menimbulkan kekacauan energ," katanya.  

Bambang mencontohkan bagaimana Kalimantan Timur yang kaya dengan tambang tetapi aliran listriknya sering padam.  

Menurutnya, dengan 'grand design' yang dibuat tersebut diharapkan ada keadilan bagi hasil untuk daerah.   Menurutnya UU Minerba tidak mengatur secara jelas soal pemakaian energi dalam negeri.  

Untuk itu, Pansus DPD tersebut merekomendasikian UU Minerba direvisi sehingga bisa diantisipasi bagaimana kondisi daerah pasca pertambangan. [sp]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: star goldstar goldstar goldstar goldstar gold (1 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU