RDPU di Komisi VII, BP Migas Pesimis Target Lifting Minyak Bisa Terpenuhi
BP Migas

Jakarta, Seruu.com - Target lifting minyak tahun APBN-P 2012 sebanyak 930 ribu barel minyak per hari (BOPD) diperkirakan tak akan terpenuhi. Kepala Badan Pelaksana Hulu Kegiatan Minyak dan Gas R. Priyono mengatakan melesetnya produksi disebabkan lambatnya pengadaan dan penanganan kerusakan di sejumlah lapangan minyak.


"Pencapaian target tergantung perpanjangan kontrak, tetapi sangat mepet sehingga proses pengadaan tidak sesuai dengan rencana kami," kata Priyono dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi Energi Dewan Perwakilan Rakyat, Selasa (22/5/2012).

Priyono mengatakan terjadi kehilangan kesempatan produksi migas sebesar 30 hingga 40 ribu BOPD karena berbagai gangguan di lapangan. Chevron Pacific Indonesia, misalnya, kehilangan kesempatan produksi 20 ribu BOPD karena pecahnya pipa Transportasi Gas Indonesia (TGI) pada Oktober 2010.

"Ini juga penyelesaiannya lambat sehingga pemulihannya lambat. Efeknya terasa tahun ini," ujar Priyono.

Pertamina Hulu Energi juga mencatatkan kehilangan potensi produksi 10 ribu BOPD karena tertabraknya Platform KE-40 dan investasi untuk pengembangan lapangan yang terlambat. Meningkatnya kandungan air di lapangan produksi juga menghambat produksi minyak sejumlah kontraktor.

Namun, Priyono mengatakan BP Migas tak bisa berbuat banyak karena banyak gangguan ini sudah di luar wilayah kewenangan mereka. "Kami cuma mengawasi hulu, tapi ini di hilir," ucapnya.

Hingga April 2012, hanya lima kontraktor kontrak kerja sama migas yang memenuhi target produksi minyak APBN-P 2012. Dari target produksi 17.517 BOPD, lima kontraktor ini merealisasikan produksi 18.406 BOPD. Kelima kontraktor itu adalah Exxon Mobil Oil Indonesia (Aceh), BP Berau (Tangguh), Medco E&P Indonesia (Sumatera), Kangean Energy Indonesia (Sepanjang), dan JOB-P Costa International Group (Gebang).

Rata-rata lifting minyak Indonesia pada Januari hingga akhir April 2012 dicatat 850.456 barel minyak per hari. Priyono mengatakan rata-rata lifting tahun ini diperkirakan 904 ribu barel minyak per hari. [ms]

KOMENTAR SERUU