KEMENDAG Gandeng KADIN Dengan Online Aplication Untuk Percepat Birokrasi Surat Persetujuan Ekspor Mineral
Mineral (Istimewa)
"Ini rencananya begitu, kita sekarang lagi bikin online untuk syarat teknologi, jadi nanti urus syaratnya bisa lewat mana-mana tapi online,"

Jakarta, Seruu.com - Rumitnya pengurusan birokrasi sebagai syarat keluarnya Surat Persetujuan Ekspor dari Kemendag yang dikeluhkan oleh pengusaha tambang karena adanya overlaping diantara 3 kementrian (ESDM, KEMENKEU dan KEMENDAG) dijanjikan akan diberi kemudahan dengan bisa mengirimkan semua berkas via online yang kini tengah disiapkan, tak hanya itu pernyataan C&C perusahaan tambang-pun bisa di apply melalui KADIN dengan online teknologi. Hal ini disampaikan oleh Dirjen Minerba, Thamrin Sihite saat dihubungi Seruu.com kemarin (25/5/2012).

"Ini rencananya begitu, kita sekarang lagi bikin online untuk syarat teknologi, jadi nanti urus syaratnya bisa lewat mana-mana tapi online," ucap Thamrin.

Hal ini diamini Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Indonesia Bidang Riset dan Teknologi, Bambang Sujagad. Menurutnya tak hanya pernyataan C&C yang bisa di apply melalui KADIN tapi juga beberapa syarat seperti rencana proposal bisnis, pakta integritas, juga proposal pembangunan smelter di tahun 2014 sehingga pengusaha tambang bisa mendapatkan rekomendasi ekspor atau Ekspor Terbatas (ET) dari ESDM dan menjadi eksportir terdaftar dari KEMENDAG.

"Jadi semua bisa dikirim langsung, tidak perlu wira wiri begitu juga Clear and Clean yang belum keluar bisa diselesaikan dan diakses lewat KADIN. Ini merupakan kerjasama KADIN dan ESDM," tegasnya saat dihubungi Sabtu (26/5/2012).

Sementara itu dilihat dari rekapitulasi yang ditunjukkan Thamrin Sihite per 24 Mei 2012 setelah diputuskannya Permen 7 ini, dari total 6.673 perusahaan sudah 66 perusahaan yang mengajukan sertifikat C&C, 30 perusahaan yang sudah diterbitkan sertifikat C&C, 156 yang mengajukan rekomendasi ET, 30 perusahaan yang telah diterbitkan rekomendasi ET dan masih 8 perusahaan yang sudah diterbitkan rekomendasi Surat Persetujuan Ekspor.

"Yang telah melakukan pengolahan dan pemurnian itu baru & perusahaan, untuk yang mengajukan pembangunan smelter sebelum permen 7 ada 24 perusahaan, dan setelah terbit Permen 7 meningkat 126 perusahaan jadi totalnya 157 perusahaan," papar Thamrin Sihite.[Ain]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: star goldstar goldstar goldstar goldstar gold (1 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU