Kontrak Karya Harus Dikenai Bea Keluar 20%
Poltak Sitanggang, ketua umum Asosiasi Pengusaha Mineral Indonesia (APEMINDO) (Foto: Saifullah Halim/Seruu.com)

Jakarta, Seruu.com - Pengenaan bea keluar 20% atas 65 raw material yang dikeluarkan oleh Kemendag sebagai syarat diperbolehkannya ekspor hingga tahun 2014 yang menjadi ketentuan  Permen ESDM No 7 dirasa sangat memberatkan para pengusaha tambang nasional, bukan hanya karena jumlahnya yang terlalu besar tapi juga tampak ketidakadilan karena hanya perusahaan tambang nasional yang dikenakan tidak dengan perusahaan yang tergabung dalam KK seperti Freeport, Newmont dan INCO.

Hal ini ditegaskan Ketum APEMINDO Poltak Sitanggang saat ditemui Seruu.com Kemarin sore di Menko seusai sosialisasi Permen 7.

"Ini pajak yang sudah ditanggung pengusaha tambang sebelumnya: PPN = 10%, PPh 25 (badan) = 25% dari laba, PPh 23 (jasa) = 2%, PPh 4 ayat 2 (sewa) = 10%, PPh 21 = progresif dari 5% s.d. 30%. Ditambah Royalti: 5% sekarang ditambanh lagi Bea Keluar: 20% apa bisa industri tambang bergerak? Sedangkan kontrak karya hanya bayar Royalti: Freeport: 1%, Newmont: 3% dan INCO: 3.75% tanpa biaya keluaran..dan mereka juga dapat banyak intensif pajak. Ini namanya menganaktirikan pengusaha tambang nasiona", jelas Poltak, Jumat (1/6/2012) Sore.

Hal serupa disampaikan Bambang Sujagad, Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Indonesia Bidang Riset dan Teknologi, menurutnya KK sudah seharusnya dikenai bea keluar 20% sama seperti dengan raw material dari tambang nasional.

"Kalau saya baca dari perdagangan harusnya kena lah, kan 65 raw material mereka juga ekspor mineral kan? Kalau memang UU Minerba dianggap bertentangan dengan UU KK harus dijelaskan, karena yang terbaru kan UU Minerba. Jika memang tidak dikenakan harus dijelaskan di Permenkeu 75, selama tidak dijelaskan berarti sama dengan mineral lain", ucap Bambang saat dihubungi Seruu.com. [Ain]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: star goldstar goldstar goldstar goldstar gold (1 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU