Permen 7 Buat Industri Hilirisasi Semakin Terpuruk
Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Perdagangan, Distribusi dan Logistik, Natsir Mansyur (Foto: Ain/Seruu.com)

Jakarta, Seruu.com - Banyaknya Permen yang dikeluarkan oleh pemerintah dalam tahun ini bukan membawa keuntungan bagi industri dalam negeri, namun justru membuat jatuh kondisi industri. Salah satu contoh Permen ESDM No 7 Th 2012 yang membuat banyaknya perusahaan tambang yang mati suri.

Kenyataan ini tidak dipungkiri oleh  Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Perdagangan, Distribusi dan Logistik, Natsir Mansyur. Menurutnya dalam membuat hilir tambang perlu persiapan yang lebih matang sehingga harus ada 1 grand strategy dengan pengusaha. Hal ini disampaikannya saat diwawancarai Seruu.com, Jumat (8/6/2012) kemarin sore .

"Satu contoh pemikiran yang begitu tidak jelas implementasinya itu Permen 7, kita ada 2 persoalan dalam ekspor ini yaitu krisis global dan internal dalam negeri kita seperti masalah kontrol hasil ekspor, BBM, Bea Cukai, banyaknya permen yang perlu direvisi yang bertentangan dengan pengusaha salah satunya Permen 7 ini," jelasnya saat ditemui di Menara Kadin.

Menurut Natsir munculya permen ini diakibatkan berbagai faktor diantaranya dibuat sendiri tanpa koordinasi dengan pengusaha, dan begitu diterbitkan pemerintah bingung bagaimana mengatur distribusinya. Ia bependapat pemerintah cukup mengatur siapa importirnya, bukan secara keseluruhan.

"Pemerintah kan tahunya importirnya saja. Ini diatur sampai distribusinya, distributornya siapa, ngapain pemerintah kurang kerjaan kali?" cetusnya.

Ina Primiana, Anggota LP3E Kadin mengungkapkan pendapat serupa. Ia menuturkan permen ini adalah salah satu permen yang mencampuri semua urusan. Bahkan dampaknya, pemerintah  membuat industri semakin terpuruk, ada kebijakan yang kontradiktif, kontraproduktif.

"Pemerintah harusnya melihat saat ini pengusaha dalam posisi apa, jadi ketika mereka menyuruh berhenti ekspor masih banyak stock, jadi stock habiskan dulu. Kalau buat permen nggak boleh mendadak," ucapnya pada Seruu.com

Permen 7 menurutnya bukti bahwa saat membuat kebijakan pemrintah tidak bertanya pada pelakunya sehingga didapatkan win solution. Pemerintah juga bisa melindungi pengusaha dalam negeri.

"Pemerintah sendiri yang bikin aturan dan pemerintah sendiri yang curigai pengusaha, lalu saat pemerintah mengeluarkan aturan niatnya untuk apa melindungi industri atau yang lain. Kalau memang untuk memajukan kan pengusaha pasti merespon jangan mencurigai", tutup Ina.[Ain]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: star goldstar goldstar goldstar goldstar gold (1 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU