Turunnya Pasokan Gas Industri Berdampak Pada Turunnya Daya Saing Industri Dalam Pasar Bebas
Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Indonesia Bidang Riset dan Teknologi, Bambang Sujagad (Foto: Ain/Seruu.Com)

Jakarta, Seruu.com - Tak hanya naiknya harga gas industri sekitar 55% yang mampu membuat kolapsenya industri, tapi berkurangnya pasokan gas juga akan berdampak pada turunnya daya saing Industri-industri dalam pasar bebas, statement tersebut disampaikan Bambang Sujagad, Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Indonesia Bidang Riset dan Teknologi dalam jumpa persnya bersama migas di Menara Kadin, Senin (11/6/2012).

Menurutnya industri-industri yang banyak menggunakan gas akan merasakan penurunan daya saing dalam pasar bebas ini, sedang kan kontrak gas bumi untuk industri semakin meningkat.

"Pada tahun 2011 kontrak gas untuk industri mencapai 50% dari total volume kontrak gas domestik , terlebih tahun 2012. Untuk itu Kadin Indonesia memandang perlu dan penting dalam waktu yang singkat untuk melakukan konsolidasi secara menyeluruh terhadap pertumbuhan industri yang tercermin dlam peningkatan kebutuhan gas", ucapnya.

Bambang melanjutkan, menuju Asean Ekonomic Community pada 1 Januari 2015 nanti, industri memiliki waktu 3 tahun ke depan, dan dalam waktu tersebut kalangan industri berharap pemenuhan jaminan gas bumi untuk dapat meningkatkan daya saing dalam pasar bebas.

Seperti diketahui kenaikan gas industri sebesar 55% ditetapkan berdasar peraturan PT.PGN nomor 0775500.S.PP.01/SBU1/2012 yang telah direvisi. [Ain]

KOMENTAR SERUU