Pemerintah dan BUMD Diharapkan Terlibat Langsung Dalam Pengolahan dan Investasi Saham Pertambangan Untuk Menekan Dominasi Asing
Aktivitas pemurnian dan pengolahan bahan mineral tambang (smelter) (istimewa)

Jakarta, Seruu.com - Pemurnian mineral atau smelterisasi yang ditargetkan mulai tahun 2014 sesuai dengan syarat Permen ESDM no 7 tahun 2012 dan Permen ESDM no 11 tahun 2012 memang bertujuan meningkatkan nilai tambah mineral dalam negeri sehingga saat di ekspor tak hanya mendatangkan keuntungan bagi pengusaha, tapi juga akan mewujudkan industri hilirisasi yang nantinya mampu menyerap tenaga kerja lebih besar. Namun diharapkan tak hanya pengusaha yang aktif tapi pemerintah juga harus bisa memiliki saham agar bisa turut mengawasi langsung dan mampu meminimalisir dominasi asing, hal ini dipaparkan pengamat pertambangan Marwan Batubara saat ditemui Seruu.com,  Jumat (21/6/12) sore kemarin .

"Kegiatan smelting ini menguntungkan, maka dalam setiap pembangunan smelter yang melibatkan logam-logam strategis itu pemerintah harus bisa memiliki saham. Kalau tidak bisa ikut mengelola mungkin dengan 25% saham, jadi kita bisa mengikuti dan mengawasi apa yang terjadi disana. Sekarang misalnya Freeport itu sudah ada smelter di Gresik untuk 30% konsentrat tapi yang mengelola asing semua dan kita nggak bisa masuk, sama aja tidak optimal ada potensi untuk terjadi penyelewengan," kata Marwan.

Tak hanya itu, Marwan menyarankan pula agar daerah turut mengelola melalui BUMD, bukan hanya dengan menyerahkan ke swasta karena hanya pentolan daerah saja yang nanti dapat pemasukan seperti kepala daerahnya atau orang-orang DPRD.

"Yang beli harus BUMD, dikelola secara transparan dan orangnya profesional. Jangan seperti Newmont yang didorong dan yang dapat Bakrie. Maka dari itu pemerintah dan DPR buatlah UU yang  aturannya jelas diterapkan bagi BUMD.  Kalau BUMD tidak punya uang supaya pusat membantu mencarikan dan menjamin kredit. Pasti dapat pinjaman karena jaminanya barang tambang itu,  kenapa Freeport bisa bangun? Karena dia bisa go public dengan jaminanya barang tambang kita yang nilainya bisa ribuan triliun. Mestinya kita lakukan itu," tutup Marwan.[Ain]
 

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU