Badai di Teluk Meksiko Dongkrak Harga Minyak di Pasar Asia

Seruu.com - Harga minyak mentah naik di perdagangan Asia Senin (25/6/2012) karena serangan Badai Tropis Debby yang memaksa operator minyak dan gas di Teluk Meksiko mengevakuasi beberapa "platform" dan "rig", demikian kata analis.

Kontrak utama New York, minyak mentah light sweet untuk pengiriman Agustus, naik 49 sen menjadi 80,25 dolar AS per barel pada sore hari dan minyak mentah Brent North Sea untuk penyerahan Agustus naik 41 sen menjadi 91,39 dolar AS.

"Selama akhir pekan kita melihat bahwa Teluk Meksiko telah terpengaruh oleh badai dan produksi telah terganggu," kata Ker Chung Yang, analis komoditas untuk Phillip Futures di Singapura, kepada AFP.

"Mereka menutup rig di Teluk Meksiko, jadi saya pikir ini adalah salah satu alasan utama yang mendukung harga minyak saat ini."

Laporan terbaru tentang Debby yang dikeluarkan oleh Biro Keselamatan dan Penegakan Lingkungan AS (BSEE) pada Minggu mengatakan, personil telah dievakuasi dari 61 dari 596 "platform" produksi yang diawaki.

Awak pada 13 dari 70 "rig" yang saat ini beroperasi di Teluk juga telah dievakuasi, laporan terbaru BSEE menunjukkan.

Diperkirakan bahwa "sekitar 22,7 persen dari produksi minyak harian saat ini di Teluk Meksiko telah terkurung".

Produksi minyak di Teluk Meksiko merupakan 20 persen dari produksi AS, dan setiap gangguan di daerah itu akan memiliki konsekuensi pada harga minyak mentah, karena AS adalah konsumen minyak terbesar di dunia. [ndis]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: star goldstar goldstar goldstar goldstar gold (1 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU