Juli Nanti,  10.000 Buruh Tambang Siap Serbu Istana Negara
Julianfortis Silalahi (Foto: Nurul Aini/Seruu.com)

Jakarta, Seruu.com - Berdasarkan data yang dihimpun Central Informasi Spartan dari 6 provinsi di Indonesia yaitu Aceh, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan dan Maluku terdapat 499 perusahaan yang sudah mem-PHK pekerja tambang dengan total 235.823 ribu buruh tambang. Tak hanya data PHK ratusan ribu buruh yang digelar di depan Komisi IX DPR RI, Spartan juga membeberkan kerugian perusahaan akibat implementasi Permen ESDM no 7 th 2012.

Gelar data soal data pekerja tambang yang di PHK, sengaja disampaikan di depan Komisi IX yang mencakup domain ketenagakerjaan. Selain PHK,  Spartan juga memberikan update kerugian perusahaan tambang yaitu Rp 47.590.000.000.000 atau 4, 6 triliun lebih.

"Jadi sudah 499 perusahaan di 6 propinsi, sudah ada PHK 235 ribu karyawan. Belum juga di Halmahera yang sudah luar biasa, ini kita lagi rajut komunikasi lagi dengan mereka untuk konsilidasi gerakan menuntut pemerintah," ucap Julianfortis Silalahi salah satu Central Informasi dari Spartan yang ditemui Seruu.com di Komisi IX DPR RI, Senin (25/6/2012).

Merasa tidak mendapat perhatian dari pemerintah khususnya ESDM, Spartan menegaskan tak akan menyerah dan terus berjuang demi kelangsungan hidup buruh tambang. Dan bila tetap tidak mendapat turun tangan pihaknya menyatakan akan melakukan gerakan massive ke Jakarta Juli nanti.

"Kemarin kita sudah melakukan pertemuan di regio Sulawesi di Kendari,  mereka sepakat untuk masuk Jakarta 10 Juli nanti dengani 10.000 massa yang akan serbu Jakarta, tepatnya menuju Istana negara. Kita sedang kumpulkan kekuatan untuk batalkan Permen itu dengan tuntutan yang sudah jelas, kita sedang susun kekuatan massive untuk masuk ke Jakarta," tegas Juan.

Spartan juga meminta kepada Menteri ESDM, Menaker, Menkeu juga DPR RI untuk meninjau langsung ke setiap lokasi agar mengetahui persis bagaimana situasi yang dihadapi oleh para buruh tambang akibat kebijakan yang dipilih oleh pemerintah [Ain]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: star goldstar goldstar goldstar goldstar gold (1 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU