Komisi VII Anggap Data PHK Buruh dan Kerugian Perusahaan Tambang Hanya 'Ngaku-Ngaku'
Anggota Komisi VII Efendi Simbolon (Foto: Ain/Seruu.com)

Jakarta, Seruu.com - Setelah diberlakukan 6 Mei 2012 kemarin Permen ESDM no 7 th 2012 telah direvisi dengan Permen ESDM no 11 tahun 2011, telah banyak kerugian yang dirasakan pengusaha juga buruh tambang yang mengalami PHK massal.

Menurut data Spartan setelah melaksanakan Gelar data di depan Komisi IX DPR RI Senin (25/6/11) kemarin, hasil update per 25 Juni 2012 PHK buruh tambang telah mencapai 235 ribu dari 499 perusahaan di 6 propinsi, serta kerugian perusahaan tambang yaitu Rp 47.590.000.000.000 atau Rp4,6 triliun lebih.

Namun nyatanya meskipun Komisi IX telah memberikan surat teguran kepada Komisi VII terkait implikasi Permen 7 yang mengancam PHK terhadap jutaan buruh tambang, hingga hari ini belum ada tanggapan bahkan pemanggilan terhadap KESDM-pun belum terealisasi hingga kini.

Anggota Komisi VII, Efendi Simbolon yang menyatakan pemanggilan seharusnya dilaksanakan Selasa (19/6/12), setelah ditemui di Komisi VII Senin (25/6/12) dengan santai mengatakan saat ini masih penetapan IUP, dan masalah buruh bukan menjadi urusan Komisi VII tapi langsung ke pemerintah.

"Sekarang kan masih penetapan IUP, dan IUP masih di tangan kita belum dinyatakan C&C itu. Harus bisa dibedakan Komisi VII bukan pemerintah, disini legislatif ada garis prosedurnya dari eksekutif. Ngapain masalah buruh ngomong ke kita, urusan pemerintah itu," tegasnya saat ditemui Seruu.com, Senin (25/6/12) sore kemarin.

Ketika Seruu.com menunjukkan data PHK terbaru dari Spartan mengenai kerugian perusahaan tambang dan meningkatnya PHK buruh, pihaknya meragukan keabsahan data tersebut dan menganggap ini hanya data yang dibuat-buat.

"Bener itu pemerintah buat peraturan,  kalau perusahaan cuma ngerugiin negara ngapain, gaji buruh cuma berapa ngaku-ngaku aja itu ada kerugian sebanyak itu. Udah bener itu kata Jero Wacik, Kalau sampai ada peusahaan yang PHK buruhnya karena peraturan ini sudah nggak bener, sudah cerdas itu Jero Wacik," ucap Efendi dan beberapa anggota lain. [Ain]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU