Komisi VII: Cabut Saja BK 20% dan Ganti Dengan Kontrak Smelter Company
anggota Komisi VII Satya W Yudha

Jakarta, Seruu.com - Akhirnya Komisi VII buka suara, meskipun pemanggilan ESDM hingga minggu ini belum juga dilakukan dengan berbagai dalih namun ada beberapa pendapat yang berbeda disampaikan anggota Komisi VII menyikapi Permen 7. Salah satunya politisi Golkar, Satya W Yudha. Anggota Komisi VII yang dikenal vokal ini menjawab secara filosofi permasalahan Permen 7 yaitu terletak pada dikenakannya BK sebesar 20%. Hal ini disampaikannya kepada Seruu.com Jumat, (29/6/2012).

"Dengan dikenakan BK 20% akan  membuat mineral itu dijual di luar menjadi tidak kompetitif. Apa mksdnya kompetitif itu? Karena tidak semua mineral lebih mahal bila dikenakan dengan BK 20%", ujarnya.

Satya menegaskan Permen 7 seharusnya direvisi namun tidak  menghilangkan kewajiban dari penambang untuk melakukan control dengan pembangunan smelter. Dan isu tenaga kerja, isu apapun tidak boleh  melenceng dari UU Minerba. Sehingga  industri tidak boleh terus begitu saja, tapi harus mengikat kontrak dengan para smelter company agar tahun 2014 betul-betul berhenti melakukan ekspor raw mineral.

"Tetapi yang lain saya juga kritisi,  pengenaan BK 20% itu tidak efektif.  Kita ganti saja pajak 20% itu dengan kewajiban daripada penambang-penambang itu untuk mengikat kontrak dengan smelter company yang lagi dibuat di Indonesia, dengan begitu tujuan dari UU Minerba tepat sasaran", tambah Satya.

Ia juga mengimbau dalam permasalahan Permen 7 seharusnya tidak boleh terlalu fokus ke masalah buruh. Pihaknya berpendapat hilirisasi yang terpenting karena setelah itu terpenuhi baru bisa dibicarakan bagaimana mengatasi ke-chaosan sekarang yang nanti dibatasi dengan jalan mencabut pajak 20%.

"Tetapi tidak begitu saja dicabut, harus  disertai kewajiban industri itu menandatangani kerjasama dengan smelter company yang ada di domestik", tutup Satya. [Ain]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU