Komisi VII Akui Tidak Suka Dengan Pressure Komisi IX Terkait PHK Buruh Tambang
anggota Komisi VII Satya W Yudha

Jakarta, Seruu.com - Komisi VII akui ada beberapa permasalahan yang mentebabkan diundurnya pemanggilan ESDM terkait implikasi dan klarifikasi Permen ESDM no 7 th 2012. Salah satunya diakui Satya W Yudha adalah karena terlambatnya penyampaian pembahasan di Komisi IX. Menurutnya permaslahan di Komisi IX berbeda sekali karena hanya membahas policy. Sedangkan policy atau kebijakan dari ESDM itu sendiri berada di Komisi VII.

"Pressure dari mereka ke Komisi VII yang saya tidak setuju, ini kan harus diselesaikan dulu di tingkat policy yaitu kita meminta mencabut 20% persen itu supaya tidak ada buruh yang dirumahkan, jangan terus perusahaan itu diam saja. Industrinya harus dikenai kewajiban bahwa is harus diikat dengan kontrak smelter company yang akan dibuat atau sudah ada. Dengan begini ia bisa ekspor, buruh nggak jadi PHK", jelas dia.

Oleh karena itu Satya menjanjikan nanti Komisi VII akan mengevaluasi tentang kebijakan terlebih dulu karena itu yang terpenting, karena jika pemerintah  mengijinkan ekspor tapi tidak ada kewajiban untuk mineral itu untuk tanda tangan dengan smelter-smelter dalam negeri berarti tidak memaknai UU Minerba tahun 2009.[Ain]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU