Anggota Komisi VII, BK 20% Tidak Akan Buat KK Bangkrut Asal Pemerintah Berani
Executive Director Indonesia Mining Association (IMA), Syahrir Abubakar (Foto: Ain/ Seruu.Com)

Jakarta, Seruu.com - Syahrir Abubakar, Executive Director Indonesia Mining Association (IMA) mengatakan BK sebesar 20% yang disyaratkan agar perusahaan bisa melakukan ekspor raw material hingga 2012 tidak boleh dikenakan pada perusahaan Kontrak Karya meski mereka masih ada yang ekspor raw material juga.

Hal ini karena pemegang Kontrak Karya telah membayar pajak daerah, retribusi daerah, CSR, segala macam retribusi yang jumlahnya 27 macam dengan nilai lebih dari 30%.

"Kalau ditambah dengan BK 20% jadinya 50%, ditambah lagi dengan biaya produksi 40%, jadi 90%. Gulung tikarlah nanti", katanya kepada Seruu.com Jumat (8/6/2012) sore.

Sementara itu Anggota Komisi VII dari Fraksi PAN, Totok Daryanto menegaskan beberapa hari kemarin kepada Seruu.com bahwa dengan dikenainya BK 20% KK tidak akan  gulung tikar. Pihaknya juga menyatakan setuju dengan nasionalisasi namun ini semua tergantung kemauan dari pemerintah dan keberanian.

"Saya kan punya juga teman di tambang, untung mereka banyak. Saya akan dukung nasionalisasi cuma berani nggak pemerintah, intinya segera ada rapat kerja dengan ESDM untuk membahas itu, kita siap sebagai anggota Komisi VII", kata Totok.

Totok menambahkan nyatanya Nasionalisasi tidak bisa begitu saja dilaksanakan tapi harus dipikirkan caranya kecuali pemerintah nekad seperti negara lain.

"Kalau pemerintahnya nekad kayak Venezuela mungkin bisa. Tapi untuk KK yang nggak semuanya lah yang bandel saja yang nggak ikut aturan, kan yang ini juga sudah berjalan".[Ain]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU