Daeng, Pejabat Pemerintah Sengaja Membuat C&C Tidak Jelas Agar Bisa Menjadi Obyek Pungli
Salamuddin Daeng Direktur Institute for Global Justice (IGJ)- Foto : Aini/Seruu.com

Jakarta, Seruu.com - Fakta lugas disampaikan pengamat pertambangan yang juga Direktur IGJ Salamuddin Daeng tentang Clear and Clean perusahaan pertambangan, Daeng menyebut selama ini tidak benar-benar ada C&C karena hampir semua ijin tambang, hutan, kebun, tanah rakyat, tumpang tindih. Ini karena C&C tidak pernah dijalankan sungguh-sungguh oleh pemerintah pusat maupun daerah sehingga seringkali muncul konflik agraria.


"Di Indonesia ini banyak pihak menghendaki kekacauan, makelar hidup dari kekacauan tumpang tindih lahan, oknum pejabat pemerintah hidup dari ketidak jelasan, mereka sengaja membuat semua tidak jelas sehingga dapat menjadi obyek pungli (pungutan liar). Belum lagi urusanya dengan tata ruang, perubahan Perda Tata Ruang seenak perutnya pemerintah daerah", papar Daeng kepada Seruu.com sore tadi (19/7/12).


Tak hanya perihal lahan, Daeng juga menegaskan bahwa hukum, pajak, keamanan usaha-pun turut dipermainkan sehingga menjadi obyek aparatur negara melakukan pungli. Contohnya yang terjadi saat ini, pengurusan C&C yang sentralistik di Jakarta tanpa peninjauan langsung di lokasi pertambangan dan erat dengan dugaan pungli oleh bebrapa pihak di kantor Mineral.


"Menteri, Dirjen-dirjen ini bicara seolah negara sedang tidak dalam masalah. Mestinya mereka setiap hari minta maaf ke rakyat, pelaku usaha, mereka yang bekerja keras mengumpulkan uang membayar pajak untuk pemerintahan ini", kata Daeng.[Ain]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU