Pemerintah Harus Paparkan C&C Secara Tehnis Agar Tidak Menyimpang dari Regulasi Permen 7
Ketua Umum APEMINDO, Poltak Sitanggang (Aini/Seruu.com)
"Kalau sebagian tidak mendapatkan, mereka bersama dengan Pemerintah Daerah bisa jadi ngepush perusahaan yang punya kuota ekspor, kan jadinya menyimpang dari tujuan regulasi itu sendiri. Pemerintah pusat seharusnya melakukan identifikasi persoalan yang ada dulu, dan dimana terjadi yang disebut dengan tidak C&C,"

Jakarta, Seruu.com - Sudah dikeluarkannya pernyataan C&C untuk 386 perusahaan tambang dari total sekitar 6000 perusahaan mineral di Indonesia menimbulkan banyak spekulasi tentang kriteria C&C itu sendiri yang dinilai tidak transparan oleh bebrapa pemangku kepentingan.

Dari sisi pengusaha tambang, Poltak Sitanggang sebagai Ketua Umum APEMINDO khawatir ketidaktransparanan ini akan memicu konflik horizontal dibeberapa titik-titik  pertambangan karena sebagian ada yang sudah mendapatkan kuota ekspor.

"Kalau sebagian tidak mendapatkan, mereka bersama dengan Pemerintah Daerah bisa jadi ngepush perusahaan yang punya kuota ekspor, kan jadinya menyimpang dari tujuan regulasi itu sendiri. Pemerintah pusat seharusnya melakukan identifikasi persoalan yang ada dulu, dan dimana terjadi yang disebut dengan tidak C&C," tegas Poltak kepada Seruu.com saat ditemui kemarin (19/7/2012).

Sejauh ini, Poltak menyatakan setuju dengan C&C tapi pihaknya meminta Pemerintah memaparkan dasar, dan arahan teknis yang jelas kepada Pemerintah Daerah untuk menghindari akibat fatal yang dicontohkan adalah tumpang tindih lahan, kejelasan C&C ini diharapakan bisa harmonisasi komunikasi antara pusat dan daerah.

"Kita setuju dengan C&C tapi apa dasarnya? Pernah nggak Pemerintah Pusat jelaskan pada Pemerintah Daerah, ini akibatnya bisa fatal seperti  tumpang tindih misalnya?jadi tolong pemerintah hindarilah disharmonisasi komunikasi itu," tandasnya.[Ain]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU