Belum Ada Perkembangan Yang Signifikan, Program Smelter 40 Perusahaan Mineral Yang Digagas Kadin Semakin Abu-abu
Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Indonesia Bidang Riset dan Teknologi, Bambang Sujagad (Foto: Ain/Seruu.Com)

Jakarta, Seruu.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia 28 Juni 2012 lalu telah mengeluarkan statement bahwa membutuhkan listrik dengan kapasitas 1.500 mega watt (MW), untuk mencukupi 40 industri smelter perusahaan atau pemurnian bahan baku mineral.

Hal tersebut disampaikan langsung Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Perdagangan Logistik dan Distribusi, Natsir Mansyur saat ditemui di Menara Kadin.

Nyatanya setelah hampir 3 minggu belum juga ada perkembangan terbaru tentang rencana Kadin ini, bahkan Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Indonesia Bidang Riset dan Teknologi, Bambang Sujagad justru bingung saat dikonfirmasi berapa deal kapasitas listrik juga jumlah perusahaan tambang mineral yang turut memasok listrik tersebut.

"Saya belum tahu listrik 1500 MW jadi atau tidak dan 40 smelter belum tahu  perusahaan mana saja juga sebesar apa?", jawabnya kepada Seruu.Com, Selasa (24/7/2012).

Sebagai organisasi pengusaha, Bambang menambahkan bahwa Kadin berupaya membantu anggotanya dengan adanya Komite yang dibentuk Kementrian Perindustrian, ESDM dan Kadin, dan tugas tim tersebut belum dirumuskan hingga kini.

"Kita ikut membantu memberi masukan tentang kebijakan-kebijakan apa yang akan diterapkan dalam pelaksanaan smelter 2 tahun lagi itu. Namun road map baru dilaksanakan, dan data perusahaan dan lainnya baru dikerjakan sama PLN juga, tersedianya dimana saja, sedangkan prosentase perusahaan banyak, nggak bisa disebutin, karena daftarnya di tingkat kabupaten dan kota", tutup Bambang. [Ain]

KOMENTAR SERUU