Ahmad Suryono: Jangan Sampai Regulasi Permen 7 Mematikan Perusahaan Kecil dan Mebesarkan Kontrak Karya
Foto Ilustrasi Buruh tambang

Jakarta, Seruu.com - Salah satu syarat dikeluarkannya ijin ekspor adalah perusahaan dinyatakan C&C, namun pemberian ijin C&C secara centralistik yang dilakukan  Minerba menimbulkan banyak indikasi, selain diduga banyak terjadi pungli seperti yang dikeluhkan beberapa perusahaan tambang minggu lalu.

Ahli Hukum IGJ Ahmad Suryono menduga kuat ada unsur politis atau jeritan pengusaha batubara atau yang lain dalam menjawab  regulasi ini sebagai entitas yang objektif. Menurutnya rakyat juga harus kritis melihat sebuah regulasi, karena  banyak sekali regulasi yang dibuat untuk memberikan keuntungan terhadap pihak-pihak tertentu.

"Waktu awal Jero Wacik bilang diterbitkannya Permen 7 karena gagal menaikkan BBM subsidi aneh juga, relevansinya apa karena ini beda jelas. Kalau meningkatkan pendapatan negara itu baru masuk akal. Sekarang kita dituntut  bangun smelter, seberapa banyak dan seberapa mampu perusahaan batubara dan mineral itu memiliki kemampuan. Seberapa cukup infrastruktur ini kan pertanyaan mendasar, jangan-jangan regulasi itu untuk melakukan pembatasan gerak orang tertentu agar tidak ikut dalam gerakan bisnis yang lain", jelasnya kepada Seruu.Com, Jumat (27/7/2012).

Pada intinya, menurut Suryono regulasi ini seharusnya dimaknai untuk membuat kemaslahatan yang lebih besar terhadap kemudaratan dalam jumlah besar, karena yang mampu hanya perusahaan yang besar seperti KK dan yang kecil pasti akan menjadi korban. Tapi diakuinya koorporasi-korporasi kecil tersebut  mendapatkan jalan yang patut diduga konspiratif, kolutif, mungkin patut juga karena relasi dsb.

"Tapi dari semangat dan spirit patut kita apreasiasi jangan sampai pengolahan resources itu diberikan pada pihak asing sepenuhnya, harus ada kemandirianlah dari lokal. Itu messagenya, tapi jangan cara-cara itu diterapkan secara kolutif dan konspiratif", tegasnya. [Ain]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU