Komisi VII Janjikan Rapat Gabungan Dengan Komisi IX Untuk Panggil KESDM Terkait PHK Massal
Ilustrasi (Istimewa)

Jakarta, Seruu.com - Tanggapi pernyataan anggota Komisi IX dari fraksi golkar, Poempida Hidayatulloh beberapa waktu lalu mengenai sikap "adem-ayem" Komisi VII DPR RI yang belum juga melakukan pemanggilan terhadap ESDM terkait dampak pemberlakuan Permen ESDM no 7 th 2012 yang akibatkan terancamnya PHK massal terhadap 3 juta buruh tambang, anggota Komisi VII DPR RI dari fraksi golkar Satya W Yudha janjikan masih akan bicarakan dampak tersebut, mengingat Komisi VII adalah partner dari KESDM.

Satya juga menyatakan bahwa ada  kemungkinan akan  dilakukan pemanggilan bersama namun butuh rapat gabungan antara Komisi VII dan Komisi IX DPR RI untuk memutuskannya.

"ESDM itu adalah partner Komisi VII bukan Komisi IX sehingga diperlukan adanya rapat gabungan,  ada mekanisme tidak bisa begitu saja," ucapnya kepada Seruu.com hari ini (30/7/12).

Pemanggilan tersebut memang tidak bisa langsung serta merta dilakukan mengingat saat ini seluruh anggota DPR tengah melakukan reses. Namun inti permasalahan menurut Satya adalah bahwa Komisi VII meminta penjelasan secara benar dari kementrian ESDM mengenai dampak dari produk Permen tersebut.

"Permen itu kan sebetulnya digunakan untuk menunjang isi dari UU Minerba, cuma permasalahnnya dikeluhkan oleh industri bahwa itu tidak bisa dilakukan dalam waktu dekat ini karena akan menimbulkan banyak sekali lay off atau PHK dan itu yang perlu mendapatkan satu klarifikasi dari KESDM," ujarnya.

Dari sana, lanjutnya bisa disimpulkan PHK ini melanggar atau tidak karena jangan sampai PHK ini melanggar dari substansi UU Minerba itu sendiri karena Satya yakin Permen ESDM no 7 mengacu pada UU.

"Kalau lihat Permen itu bertentangan dengan UU atau tidak?
ini kan perlu ada evaluasi, tidak bisa diputuskan satu pihak oleh satu Komisi. Itu yang belum terjadi sekarang Joint Komisi IX dengan VII untuk bahas masalah Permen 7 ini," tandasnya.[Ain]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU