Masyarakat NTB Gugat Divestasi 'Bodong' Newmont
Direktur IGJ, Salamuddin Daeng (Foto: Ain/ Seruu.Com)

Jakarta, Seruu.com - 14 Juli lalu telah dilaksanakan pertemuan masyarakat Samawa (Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat) dalam rangka melakukan diskusi dan dialog mengenai skandal divestasi saham PT Newmont Nusa Tenggara (PT. NNT) yang dinilai merugikan negara dan rakyat NTB. Diskusi yang dihadiri kurang lebih 150 orang tokoh dari Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat ini terdiri dari eksekutif, DPRD, Birokrasi, Akademisi dan aktivis.

Selang, 10 hari kemudian setelah ditunjuk 10 orang sebagai tim perumus dikirimlah berkas dengan tembusan kepada KPK, Ketua DPRD NTB, Ketua DPRD Kab. Sumbawa dan Ketua DPRD Sumbawa Barat. Hal ini menurut salah satu anggota perumus, Salamuddin Daeng dilakukan karena banyaknya keluhan dari seluruh masyarakat Sumbawa Barat dan Sumbawa sebagai daerah terdampak langsung atas aktivitas pertambangan Newmont.

"Tapi justru divestasi manfaatnya jauh sekali dari harapan masyarakat karena saham 24% yang seharusnya menjadi hak masyarakat NTB malah dikuasai PT. Multicapital sebesar 18%, dan daerah hanya memperoleh 6%", tutur Daeng kepada Seruu.com (31/7/2012).

Adapun rincian pembagian saham tersebut, 2,4% untuk Provinsi NTB, 2,4% untuk Kabupaten Sumbawa Barat, dan 1,2% untuk Kabupaten Sumbawa.

"Dengan berkas tersebut kami ingin menggugat Pemda yang bekerjasama dengan Bakrie, yang menyebabkan kerugian negara dan rakyat. Kami ingin  membebaskan perusahaan Pemda dari hutang, kepada Bakrie group, yang dapat membahayakan APBD dan pemerintah daerah kedepan", ungkap Daeng.

Daeng menambahkan, dalam realisasi perjanjian antara Daerah dan PT. Multicapital, banyak hak-hak yang seharusnya diterima daerah tidak dipenuhi bahkan terindikasi adanya permainan yang sistematis sehingga merugikan keuangan daerah. [Ain]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU