Penandatanganan Prasasti Tandai Dimulainya Pembangunan PLTA Baliem 2 di Papua
Pusat Listrik Tenaga Air (PLTA) (Istimewa)

Jakarta, Seruu.com - Penandatanganan prasasti tanda dimulainya pembangunan Pusat Listrik Tenaga Air  (PLTA) Baliem 2 kapasitas 50 Mega Watt (MW) yang akan memanfaatkan potensi aliran air sungai Baliem, Propinsi Papua telah dilakukan Direktur Utama PLN Nur Pamudji bersama dengan Bupati Jayawijaya, John Wempi Wetipo, dan Bupati Kabupaten Yahukimo, Ones Pahabol, juga disaksikan  Menteri BUMN Dahlan Iskan dan Penjabat Gubernur Papua, Syamsul Arief Rivai.

Turut hadir menyaksikan Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Jarman, segenap direksi PLN serta para Muspida setempat. PLTA Baliem 2 kapasitas 50 MW ditargetkan beroperasi komersial (commercial operation date) pada tahun 2017 pada Rabu (1/8/2012) di Wamena kemarin.

PLTA Baliem 2 sendiri memiliki potensi untuk dikembangkan hingga 170 MW dan untuk tahap pertama ini PLN akan membangun PLTA dengan kapasitas terpasang 50 MW yang terdiri atas unit mesin berkapasitas masing-masing 5 MW. Pekerjaan Pembangunan PLTA Baliem 2 terdiri atas dua pekerjaan yaitu pembangunan akses jalan (access road) dan pembangunan utama (civil work, metal work, electric mechanical work, transmission lines and sub stations). Total dana investasi yang dibutuhkan untuk kedua pekerjaan tersebut diperkirakan mencapai hampir Rp. 4,9 triliun rupiah.

Nur Pamudji menyampaikan kepada sekitar 1500 warga yang hadir pada acara Oh Liah Waga yang memiliki arti Dari Gelap Menuju Terang ini, bahwa PLN sangat serius untuk menuntaskan pembangunan PLTA Baliem 2.

"PLN sejak tahun lalu, saat bersama-sama dengan Bapak Dahlan Iskan yang ketika itu masih menjabat sebagai Dirut PLN, langsung memutuskan untuk segera membangun PLTA Baliem 2, karena besarnya potensi air dari sungai Baliem yang sangat bagus untuk dibangun Pembangikit Listrik Tenaga Air yang nantinya dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat yang ada di wilayah Pegunungan Jayawijaya. Dengan PLTA Baliem 2 ini, maka tentunya rasion elektrifikasi akan terus tumbuh, masyarakat dapat memanfaatkan listrik untuk kegiatan perekonomian, Pemerintah Daerah dapat terbantu dalammendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah," ujar Nur Pamudji dalam berita tertulisnya yang diterima Seruu.com, Kamis (2/8/2012).

Untuk mengawali pembangunan PLTA Baliem 2, PLN segera melakukan pembangunan jalan akses (access road) menuju lokasi proyek PLTA dari jalan yang ada (existing road) sepanjang kurang lebih 20 km dengan menyusuri daerah lereng pegunungan. Selain membangun jalan akses, PLN juga akan membangun jaringan transmisi 70 kV sepanjang kurang lebih 35 km yang akan mengalirkan listrik dari PLTA Baliem ke Gardu Induk Wamena untuk selanjutnya disalurkan kepada pelanggan PLN yang ada di Kota Wamena, Kurulu dan daerah sekitarnya. Listrik yang dihasilkan oleh PLTA Baliem 2 ini juga akan dapat dinikmati oleh masyarakat yang ada di beberapa daerah sekitar PLTA dan untuk mengalirkan listrik dari PLTA Baliem ke 7 kabupaten lainnya PLN juga akan membangun jaringan listrik 20 kV.

Dengan kehadiran PLTM Walesi yang saat ini beroperasi untuk memasok listrik pada sistem kelistrikan Wamena dan nantinya PLTA Baliem 2 pada tahun 2017 nanti, adalah merupakan upaya dan kerja keras PLN dalam melistriki Papua, khususnya Wamena dan kota-kota sekitarnya dengan sepenuhnya memanfaatkan potensi sumber daya air yang sangat melimpah dan menghentikan ketergantungan PLN akan penggunaan BBM sebagai sumber utama penghasil listrik di Wamena, yang selama ini BBM tersebut harus diangkut menggunakan angkutan pesawat udara dari kota Jayapura.

"Dengan pembangunan akses jalan ini, meskipun PLTA Baliem belum beroperasi tapi sudah memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar untuk kemudahan akses transportasi menuju kota Wamena, utamanya dalam memasarkan produk-produk pertaniannya," tegas Nur Pamudji.[Ain]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU