KIP, Pemerintah Terlalu Berpihak Pada Asing dan Kita Akan Tuntut Freeport
Ketua Umum Repdem (PDIP), Masinton Pasaribu (Istimewa)

Jakarta, Saeruu.com - Pemberlakuan BK sebesar 20% yang tidak dikenakan bagi perusahaan KK meskipun sebagian dari mereka masih ekspor ore menurut Masinton Pasaribu, Ketua Umum Repdem (PDIP) adalah salah satu upaya pemerintah untuk membunuh tambang-tambang kecil di Indonesia. Selain itu menurutnya saat dihubungi Seruu.com hari ini (2/8/2012), hal tersebut menunjukkan keberpihakan pemerintah kepada asing.

"Namanya perusahaan nasional diwajibkan 20%, ini bentuk keberpihakan pada kepentingan asing bukan nasional", tegasnya.

Saat ini Masinton bersama Komite Informasi Publik sedang melakukan inventarisasi dan hendak menindak sebuah perusahaan raksasa KK yaitu PT Freeport Indonesia, bahkan pihaknya menilai Freeport sudah banyak melakukan pelanggaran terhadap isi KK sendiri.

"Ada banyak yang berkembang dan ditindaklanjuti, untuk langkah-langkah yang harus dilakukan salah satu yang akan kita coba inventarisasi seluruh tentang freeport, mulai penambangannya, perambahan lingkungan tanpa ijin Menteri Kehutanan, persoalan kontraknya, itu jangan-jangan selama ini Freeport melanggar isi KK itu kita kan nggak tahu apa isinya karena pemerintah tidak pernah terbuka, bahkan Freeport selama ini berdalih selalu dapat perlakuan khusus, jangan-jangan selama ini memang dalam klausul KK itu mereka melanggar", jelas Masinton.

Oleh karena Masinton bersama KIP akan menempuh langkah dengan menggugat baik dalam negeri maupun luar negeri untuk menuntut Freeport.

"Jadi langkah apa yang kita lakukan sebagai warga negara, yaitu melakukan gugatan baik dalam negeri maupun luar negeri. Kita akan invertasrisir semua masalah yang dilakukan Freeport di Papua dan nanti tentu akan kita lakukan gugatan-gugatan. Baru dari situ kita bisa tentukan langkah-langkahnya", pungkasnya. [Ain]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU