Dita Indah Sari : PHK Massal Buruh Tambang Wewenang Disnaker Daerah
Dita Indah Sari (Foto: Nurholis/Seruu.com)

Jakarta, Seruu.com - Belum adanya penanganan khusus bagi korban PHK massal akibat diberlakukannya Permen ESDM no 7 th 2012 dari Pemerintah, bahkan Komisi VII DPR RI sebagai mitra KESDM juga masih menjanjikan setelah masa reses baru akan ada rapat bersama antar Komisi. Anggota Komisi IX dari fraksi golkar, Poempida Hidayatulloh  beberapa waktu lalu menyatakan bahwa dalam kasus PHK massal ini Kemenaketrans juga lemah dalam pengawasan PHK buruh tersebut.


Seolah menepis ucapan Poempida, Dita Sari, Staf Khusus Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, menyatakan dengan tegas untuk kasus PHK massal di daerah pertambangan kali ini atau perselisihan hubungan industrial menurut UU th 2004 atau UU tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial, maka ujung tombak penyelesaian tersebut berada di Dinas Tenaga Kerja setempat karena adanya otonomi daerah.


" Jadi urusan tenaga kerja adalah sektor yang diotonomikan. Sehingga ujung tombak penyelesaian ada di dinas, berarti kalau ada keluhan atau perselisihan antara buruh tambang dengan perusahaan tambang yang pertama kali turun tangan adalah dinas tenaga kerja setempat, dinasnya yang turun atau pekerjanya yang melapor ke dinas", jelas Dita saat dihubungi Seruu.com semalam (3/8/12).


Kasus ini dinilainya menjadi tanggung jawab daerah, kecuali dinas tidak mampu menangani maka kasus itu bisa dilimpahkan ke pusat. Contohnya seperti kasus PT. Freeport karena luas eksesnya maka diselesaikan di pusat. Dita menekankan yang perlu diteliti adalah seberapa jauh perkembangan kasus itu di Disnaker setempat.


"Apakah masih ditangani dengan baik, kedua belah pihak masih bisa di mediasi oleh dinas setempat atau tidak, kalau dinas mikir skalanya sudah terlalu besar dan membutuhkan keterlibatan pusat, maka kami siap turun sana karena ini memang bagian dari tugas kami, kita juga nggak bisa ujug-ujug melangkahi dinas kalau mereka belum turun kesana dan belum melakukan langkah apapun", tandasnya.[Ain]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: star goldstar goldstar goldstar goldstar gold (1 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU