Dahlan Iskan: Ayo Kita Perangi BBM Dengan Mobil Listrik!
Menteri BUMN, Dahlan Iskan (Foto: Ain/Seruu.com)
Kita harus cari uang 2 ratus triliun rupiah itu tapi bukan untuk membangun kilang justru untuk hemat BBM, makanya saya punya pikiran bagaimana tekan penggunaan BBM sehingga uang Rp200 triliun tidak perlu dicari dan subsidi besar tidk dikeluarkan negara - Dahlan Iskan

Jakarta, Seruu.com - Saat ini Indonesia masih hraus mengimpor BBM sebanyak 30 persen tiap tahunnya untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, dan ketergantungan ini tentunya memakan anggaran negara yang tidak sedikit. Seperti disampaikan Menteri BUMN, Dahlan Iskan untuk memenuhi 30 persen tersebut negara kita harus memabagun 2 kilang lagi dengan dana Rp140 triliun untuk sekarang, sedangkan untuk jangka waktu 5 tahun lagi dibutuhkan 3 kilang yang artinya 5 tahun ke depan dibutuhkan dana sekitar Rp200 triliun.

Hal ini tidak gampang menurutnya karena membangun kilang sendiri butuh waktu 5 tahun, dan pastinya dalam 8 tahun kebutuhan juga akan berubah lagi.

"Kita harus cari uang 2 ratus triliun rupiah itu tapi bukan untuk membangun kilang justru untuk hemat BBM, makanya saya punya pikiran bagaimana tekan penggunaan BBM sehingga uang Rp200 triliun tidak perlu dicari dan subsidi besar tidàk dikeluarkan negara,"ucap Dahlan saat ditemui di Pertamina pusat Rabu (8/8/12) siang ini.

Perang melawan BBM ini menurut Dahlan bisa dengan menyukseskan konversi BBM ke CNG, LNG, juga dengan mengkonversi BBM yang digunakan PLN sebanyak 7 juta KL dengan membangun pabrik solar cell dan menghapus BBM di PLN.

"Cara yang paling tepat menurut saya juga dengan mobil listrik, meskipun awalnya ada 2 hambatan. Selanjutnya kapal laut pengguna BBM juga dikonvesrsi ke CNG atau LNG yang nanti dipelopori Pelni untuk modif mesinnya biar bisa pakai LNG atau CNG. Kereta api juga  bagaimana mesin-mesin KA diganti LNG, daripada bangun kilang ratusan triliun," tambahnya.

Pada awalnya, mobil listrik menurutnya ada 2 hambatan yaotu baterai harus impor dulu, namun bulan April tahun depan sudah ada produksi dalam negeri. Sedangkan untuk motor penggerak mobil listrik, PT Pindad-pun telah ditunjuk untuk memproduksi tahun depan dalam negeri.

"Akhir tahun kita mksimalkan kualitas, saya akan jalani 1.000 km dulu, BBM harus diperangi ramai-ramai. Prototype fuell cell 6 bulàn lagi juga jadi maka mobil lstrik nggak usah pakai aki lagi,"tutup Dahlan.[Ain]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU