Akui Hanya 1 Perusahaan Tambang Yang Lakukan PHK, Spartan Tagih Data PHK Disnaker Sultra
Central Informasi Spartan, Juanfortis Silalahi (Foto: Nurul Ainiyah/Seruu.com)

Jakarta, Seruu.com - Seperti disampaikan  Kabid Hubungan Industri dan Pengawasan Disnaker Provinsi Sultra, Magner Sinaga pada (20/8/2012) lalu, bahwa akibat pemberlakuan permen ESDM no 7 dan 11 th 2012 belum menyebabkan PHK massal karena masih satu perusahaan yang mwlakukan PHK terhadap 115 karyawannya yaitu PT XXX.

Magner juga menuturkan keberadaaan  Spartan yang pernah mendatangi kantor Disnaker Sultra melakukan aksi unjuk rasa melakukan protes mengenai permen tersebut, namun pihaknya menyatakan bahwa sehari sesudahnya langsung melakukan chek ke kabupaten kota, dan mengintruksi untuk melakukan instruksi administrasi langsung ke perusahaan-perusahaan pertambangan.

"Sehari kemudian Disnaker sultra telah menyurati ke Kemenaketrans melaporkan kondisi hubungan industrial di Sultra berkaitan dengan Spartan juga dan kami menyarankan pada Kemenaketrans setidaknya permasalahan ini bisa dibahas dalam sidang Tripartid Nasional agar bisa mengeluarkan surat rekomendasi untuk semua pihak, bahwa kami melihat akan ada pergerakan terkait ini," jelas Mgner ketika dihubungi wartawan pada (20/8/2012) lalu.

Magner menilai tuntutan Spartan ini hanya sebuah kekhawatiran. Maka dari itu ia berusaha  proaktif dengan turun ke lapangan menyampaikan kondisi serta memberikan sosialisasi kepada pekerja tentang kebijakan ini agar ada kapastian.

"Dari situ Spartan memahami akhirnya bahwa yang terjadi tidak seperti yang mereka duga, bahwa semua tambang tutup, PHK massal, nyatanya tidak kan?" tambahnya.

Sementara itu, Central Informasi Spartan, Juanfortis Silalahi menyangkal dengan tegas pernyataan Magner. Bahkan Ia mempertanyakan apa yang telah dilakukan Disnaker Sultra. Apakah Disnaker telah turun langsung ke lapangan menyusuri berapa jumlah real pekerja yang terkena PHK, karena di beberapa stasiun TV-pun telah beberapa kali kehidupan para pekerja tambang diulas akibat harus mengalamai PHK massal karena lahirnya Permen 7 dan 11 tahun 2012 dengan BK 20%-nya.

"Pada prinsipnya begini, Disnaker Sultra jangan hanya berasumsi. Data yang dikeluarkan Spartan kalau tidak sesuai dengan kenyataan lapangan, terus mana data Disnaker sultra yang sesuai dengan realitas di lapangan, harus dikeluarkan dong jangan justru statement dari Disnaker sultra ini menjadi pernyataan menantang bagi para pekerja tambang yang sudah nyata-nyata di PHK," tegas Juan kepada Seruu.com Senin (26/8/2012) lalu.

Juan menambahkan saat ini Spartan masih terus melakukan konsolidasi dan melakukan pendekatan psikologis dengan para pekerja tambang yang di PHK dengan membangun optimisme. Ia meminta kepada Disnaker Sultra untuk tidak memberikan pertanyaan yang menantang.

"Apa perlu terjadi pembakaran atau chaos di Sultra oleh Pekerja tambang yang terkena PHK, Disnaker seharusnya paham tugas mereka yang mengelola data lapangan dan bukan hanya menerima pengaduan. Kita hanya solidaritas untuk mendukung pengembalian hak para pekerja tambang yg terkena PHK massal akibat kebijakan pemerintah yang sepihak," tandasnya. [Ain]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU