Dibutuhkan Ketegasan Pemerintah, Bukan Sekedar Istilah Rekonsiliasi dalam Sektor Pertambangan
Menteri Pertanian RI Suswono (Foto: Aini/ Seruu.Com)

Jakarta, Seruu.com -  Sasaran rekonsiliasi pertambangan pertambangan tahap kedua yang akan dilaksanakan September ini dijelaskan Dirjen Minerba KESDM , Thamrin Sihite pada (28/8/2012) lalu agar tidak ada lagi masalah tentang ijin-ijin tambang, mulai ganti rugi, konflik lahan, dan jika IUP sudah rekonsiliasi nantinya diharapkan ada kepastian hukum. Begitupun koordinasi dengan instansi lain yang berhubungan dengan tata ruang juga terorganisir sehingga dapat mengetahui tumpang tindih antar daerah, sektor, dan antar pemegang IUP.

Namun pendapat berbeda dikemukakan, Menteri Pertanian RI Suswono, overlapping lahan karena perijinan yang diberikan double memang kerapkali terjadi meskipun lahan-lahan tersebut sudah ada kepastian peruntukannya untuk apa dan perijinannya tidak boleh tumpang tindih. UU Otda merupakan salah satu faktor terjadinya overlapping karena banyak kepala daerah yang memberikan ijin di satu kepada lebih dari satu perusahaan.

"Pemerintah harus membangun kesadaran dari kepada pimpinan daerah untuk bisa menertibkan kembali, artinya harus lahan-lahan yang tumpang tindih  dikembalikan kepada perusahaan yang lebih syarat dan lebih dulu dikeluarkan ijinnya", ucap Suswono ketika ditemui Seruu.com seusai Rakor di Kemenko kemarin malam Senin (3/9/2012).

Sementara itu di waktu yang sama, pengamat pertambangan Marwan Batubara mengaskan apapun istilahnya apakah rekonsiliasi ataupun yang lain  pemerintah ESDM sudah 1 tahun ini menjalankan program C and C, namun yang lebih penting adalah keberanian dan ketegasan sikap dari kepala negara dan menetri yang terkait di bawahnya untuk mengimplementasikan itu secara konsisten agar tidak menjadi kendor.

"Dikhawatirkan nanti ada ada pengaruh dari investor yang sangat besar karena kedekatan dengan pemerintah atau oknum penguasa sehingga kalau dengan itu mereka tidak tegas apapun namanya itu tidak akan berjalan, seandainya upaya C n C dilanjutkan dengan sikap tegas dan berani tanpa pandang bulu itu sudah cukup", ucapnya. [Ain]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU