Rencana Kenaikan TDL Akan Dibahas Sore Ini, Satya W Yudha : Pemerintah Harus Kaji Betul Rencana Kenaikan TDL
Satya W Yudha (Istimewa)
Kenaikan ini ada kaitannya dengan subsidi BBM dan listrik, makanya kita menunggu paparan dari ESDM - Satya W Yudha

Jakarta, Seruu.com - Rencana kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) yang diagendakan dalam pembahasan dan penetapan asumsi dasar subsidi listrik dalam RUU APBN T. A 2013 akan dilaksanakan sore ini di ruang rapat Komisi VII DPR RI.
 

Kenaikan TDL secara bertahap dengan besaran 4,3% pertriwulan ini diakui anggota Komisi VII DPR RI memang baru muncul dalam rapat keuangan presiden, tetapi materi itu belum disampaikan secara resmi kepada Komisi VII dan Badan Anggaran.

"Kenaikan ini ada kaitannya dengan subsidi BBM dan listrik, makanya kita menunggu paparan dari ESDM," ucap Satya saat dihubungi Seruu.com, Minggu (9/9/2012).

Dari sisi sejarah menurutnya kenaikan TDL untuk kelas 450 Kwh sudah lama direncanakan, bahkan pada tahun 2010 berhasil menunda kenaikan untuk 900 Kwh ke bawah.

Untuk itu Satya menegaskan Komisi VII akan mengkaji betul sampai sejauh mana tingkat daya beli masyarakat pada dengan rencana kenaikan pada kapasitas listrik 450 Kwh keatas  sehingga subsidinya bisa dikurangi.

"Pengurangan subsidi ini bisa dengan kenaikan TDL, itu nanti menjadi kajian bagi pemerintah terutama Komisi VII karena esensi dari subsidi itu adalah negara membantu daya beli masyarakat yang berdaya beli rendah agar mampu memiliki daya beli yang cukup," kata Satya.

Dengan pengkajian yang detail diharapkan  pada saat pemerintah melalui DPR berencana mengurangi subsidi pada kelas 450 Kwh keatas harus disertai data bahwa pada kelompok segmentasi masyarakat tersebut memang masyarakat mampu. Pihaknya juga menyatakan jika pemerintah memang sudah sudah siap degan matang untuk kenaikan maka tidak perlu proses yang panjang untuk kenaikan TDL tersebut.

"Paparannya ini kan sudah 2 tahun lalu saat Dahlan menjadi Dirut PLN, malah dia meminta kajian dari 5 universitas cuma saat itu kita masih menganggap kelompok 450 Kwh layak besaran subsidinya dipertahankan," tandasnya. [Ain]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU