Tak Hanya
Wamen ESDM Rudi Rubiandini (Aini/Seruu.com)

Jakarta, Seruu.com - Berita keberangkatan Thamrin Sihite, Dirjen Minerba KESDM ke Amerika untuk bernegosiasi langsung dengan PT Freeport disana yang tersiar di sebuah majalah kemarin, Senin (10/9/2012) dan dijelaskan oleh Wamen ESDM Rudi Rubiandini. Ternyata dibantah oleh Rudi  semalam ketika ditemui di DPR RI oleh Seruu.com. Di majalah tersebut tertulis statement Rudi:

"Yang sekarang sedang dilakukan adalah Pak Menteri telah menugaskan ke Pak Thamrin untuk mem-follow up semua yang diajukan. Nah, sekarang sedang dalam proses."

Sejauh yang saya tahu, beliau belum kembali ke Indonesia. Jika nanti Pak Thamrin datang pun saya kira yang dibawa beliau hanya data yang kemudian akan diolah kembali dan didiskusikan, mana jalan terbaik".

Rudi akhirnya memberikan bantahan seputar keberangkatan Thamrin.

"oh, nggak mungkin itu bukan haknya Pak Thamrin, dia hanya mengelola data yang diusulkan oleh para kontraktor-kontraktor.  Nanti itu negara urusannya sama Pak Menko, kontraktor harus baik-baik dalam negosiasi agar dikasih perpanjangan kontrak", ucapnya kepada Seruu.com, Senin Malam (10/9/2012).

Rudi juga membenarkan bahwa belum satupun poin renegosiasi yang disepakati  oleh Freeport karena pihaknya beranggapan ini bukanlah perkara gampang.

"Belum satupun poin yang disepakati, dicompile, disatukan, dibaca sama grup Pak Thamrin nanti dikirim ke level Menteri lalu dibawa ke Menko, ini benang merahnya kalau sudah yang pantas yang mana itu baru lempar lagi. Ntar kontraktor nerima belum tentu juga, balik lagi digodok. Itu bukan pekerjaan gampang, lama itu bisa bulanan bisa tahunan", tuturnya.

Dia malah membanfingkan renegosiasi siasi sekarang dengan masa pemerintahan Megawati.

"Lihat dong Mega waktu negosiasi butuh waktu berapa lama, kita harus sabar. Kan pemerintah nggak bisa begitu saja, untuk KK  30 tahun yang akan datang masak cuma ditentukan seminggu dua minggu janganlah..", tandasnya.[Ain]

KOMENTAR SERUU