Kementrian ESDM Klaim Setor 30% Bagi APBN
Wamen ESDM, Rudi Rubiandini (Foto: Nurul Ainiyah/Seruu.com)

Jakarta, Seruu.com - Sektor ESDM (Energi, Sumber Daya dan Mineral) merupakan sebuah institusi yang memiliki tugas cukup berat karena menyangkut banyak content diantaranya migas, listrik, mineral dan batubara, ada pula geologi, pemetaan bencana  juga pelestarian tanah dan lingkungan hingga energi terbarukan dan konservasi.Wadah ini dirasa Wamen ESDM Rudi Rubiandini cukup berat karena di negara-negara lain ada yang memecah sampai menjadi 6 kementrian tapi di Indonesia hanya dikoordinasi menjadi satu.

"Ini tugas berat makanya presiden memutuskan untuk memberi wakil menteri. Jangan lupa pada tahun 60 an awal bergeliatanya industri migas, dan pada tahun70 an saat pak Harto membuat GBHN kita menjadi eksportir migas dan sekarang berbalik kita menjadi importer migas, jelas berbeda potretnya", papar Rudi kemarin di kantor KAHMI, Jakarta, Jumat (21/9/2012).

Tak hanya itu Rudi juga menyebut kemajuan ekonomi saat ini penyebabnya adalah dari modal dahulu yang diberikan dari energy dan sektor migas, ini juga terlihat di pembangunan daerah yang juga memberikan kontribusi mulai dana bagi hasil dan sebagainya.

"Beberapa tugas utama yang dihadapi adalah penerimaaan negara, kita harus 30% memenuhi APBN dari sektor ESDM, subsidi BBM dan listrik yang kemarin baru saja kita selesaikan. Untuk pemenuhan energi di domestic juga menjadi tanggungan ESDM", katanya.

Dengan beratnya tanggungan di sektor ESDM ini ia berharap agar income untuk negara di sektor ESDM semakin tinggi hingga melancarkan pembangunan di infrastruktur energi. [Ain]

KOMENTAR SERUU