Komisi VII Minta Pemerintah usut Tuntas penyelundupan Minyak Mentah
Ilustrasi (Istimewa)

Jakarta, Seruu.com - 23 September 2012 lalu Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan telah menggagalkan penyelundupan minyak mentah. Dan minyak-minyak itu rencananya akan dikirim dari Kepulauan Riau ke luar negeri, seperti Malaysia dan Singapura.

Oleh karenanya, Anggota Komisi VII DPR Satya W Yudha meminta pemerintah mengusut tuntas kasus penyelundupan minyak mintah ke Singapura dan Malaysia yang berhasil digagalkan awal pekan ini.

“Kasus itu harus diusut tuntas sampai akarnya. Kebocoran minyak mentah dan BBM itu ada di mana. Ini juga menyebabkan banyaknya kerugian yang mesti ditanggung pemerintah. Jika kasus ini berhasil diungkap, tentunya akan menjadi prestasi pemerintah,” ujar Satya ketika dihubungi di Jakarta, Selasa (27/9/12).

Satya berpendapat penyelundupan ini merupakan salah satu indikator utama terjadinya over kuota BBM subsidi yang mencapai angka Rp 200 triliun  selama tahun 2012 ini, bahkan penyelundupan ini dinilainya sebagai penyebab minimnya penerimaan negara dari sektor migas.

“Kalau banyak yang dimaling, makin banyak dana subsidinya. Ini untuk kesekian kalinya BBM atau minyak mentah diselewengkan. Pemerintah harus membuat gerakan nasional pemberantasan penyelundupan BBM dan minyak mentah,” tandas politisi Golkar ini. [Ain]

KOMENTAR SERUU