Harga Emas Naik di Kisaran 1.810
Ilustrasi (Istimewa)

Jakarta, Seruu.com - Harga emas masih mempertahankan momentum kenaikannya dengan membentuk level tertinggi baru tahun ini di 1.795,80. Adapun level tertinggi sepanjang masa ada di 1.920.

Target kenaikan pada perdagangan hari ini di kisaran 1.810 dengan "support" terdekat di 1.786. Pergerakan di bawah level "support" ini bisa membawa harga emas melemah lagi ke kisaran 1.776, ujar Head of Research and Analysis PT Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra, dalam risetnya di Jakarta, Jumat (5/10/2012).

"Hari ini data `Non-Farm Payrolls` dan tingkat pengangguran di Amerika Serikat akan menjadi fokus pasar. Prediksi masing-masing data adalah 113 ribu dan 8,2 persen," katanya.

Menurut Ariston, data tenaga kerja AS masih menjadi fokus pasar karena stimulus QE3 yang dikeluarkan Federal Reserve akan berhenti jika data ini mengalami pemulihan yang stabil.

"Buruknya data ini bisa mengangkat kembali harga emas dan sebaliknya," katanya.

Sementara itu, harga emas bergerak naik Kamis (4/10/2012) setelah pelaku pasar merespons data ekonomi dan pertemuan bank sentral di beberapa negara sehingga mendesak mereka untuk melirik logam mulia ini sebagai pilihan investasi.

Emas untuk pengiriman Desember melonjak 14,90 dolar AS, atau 0,8 persen, menjadi 1.794,80 dolar AS per troy ons di Comex, divisi dari New York Mercantile Exchange. Pada Rabu (3/10), emas menguat 4,20 dolar AS menjadi 1.779,80 dolar AS.

Apa yang terjadi dengan emas adalah begitu banyaknya informasi yang muncul saat ini, terutama data makroekonomi dan juga pertemuan bank sentral Eropa dan bank sentral Inggris.

Data tenaga kerja AS menunjukkan terjadi kenaikan klaim tunjangan pengangguran menjadi 367.000 pekan lalu, sedikit di bawah ekspektasi, sementara pesanan barang merosot 5,2 persen pada Agustus.

Sedangkan sejumlah analis mengantisipasi terjadi penurunan 5,9 persen setelah terjadi penurunan pesanan barang tahan lama, di luar transportasi yang mengalami kenaikan pemesanan baru sebesar 0,7 persen.

Pasar kini juga menunggu rilis notulensi rapat Federal Open Market Committee, selain juga data tenaga kerja sektor swasta AS untuk September.

European Central Bank memutuskan untuk tetap menerapkan sukubunga rendah. Dalam konferensi pers, Presiden ECB Mario Draghi memperkirakan pertumbuhan ekonomi zona euro tetap rendah, dan perekonomian diharapkan tumbuh secara bertahap.

Secara terpisah, Bank of England juga menyatakan untuk mempertahankan sukubunga rendah dan program pembelian aset (stimulus).

Untuk indeks dolar ICE turun menjadi 79,336 dari 79,956 pada sesi perdagangan sehari sebelumnya.[ant]

Tags:

BAGIKAN


  • Rating artikel: (0 rates)
    Rating
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
    • star goldstar goldstar gold
    KOMENTAR SERUU